Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof dr. Wiku Adisasmito.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof dr. Wiku Adisasmito.

Jawa Tengah Cetak Sebaran Wilayah Terbanyak di Jawa Kasus Covid-19 Pekan Ini

Wiku Adisasmito memberikan saran agar kepala daerah harus lebih sigap.

Jumat, 12 November 2021 | 09:59 WIB - Kesehatan
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Jawa Tengah mengalami tren kenaikkan kasus Covid-19, tercatat ada 10 kabupaten atau kota yang kasusnya kembali naik. Daerah tersebut meliputi Banjarnegara, Boyolali, Grobogan, Temanggung, Tegal, Wonosobo, Karanganyar, Blora, Kendal dan Kota Surakarta. 

Sebaran di 10 wilayah tersebut, merupakan yang terbanyak se Pulai Jawa dibandingkan Provinsi lainnya.

BERITA TERKAIT:
Dukung Mobilitas Karyawan dan Pelaku Usaha di Jateng, Gojek Launching GoCorp
Kuartal II-2022 Ekonomi Jateng Tumbuh 5,66 persen
Empat Satker Polda Jateng Raih Penghargaan dari Kanwil Perbendaharaan Negara
JPPR Jateng Kunjungi KPU, Bahas Penguatan Pendidikan Pemilih
JPPR Jateng Sambangi Bawaslu, Bangun Sinergitas Pengawas Pertisipatif

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sepekan ini mencatat dari 8 kabupaten kota, Banten terdapat 2 wilayah yakni Lebak dan Kota Tangerang mengalami kenaikkan kasus.

DKI Jakarta dri 6 kabupaten kota, ada tiga wilayah yakni Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Untuk Jawa Barat ada 7 wilayah dari total 27 kabupaten kota, daerah itu masing masing Sukabumi, Cirebon, Sumedang, Bekasi, Kota Bogor, Kota Bekasi dan Kota Depok. 

Kemudian untuk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dari 5 kabupaten kota terdapat 2 yakni Kulonprogo dan Bantul. Untuk Jawa Timur terdapat 8 dari 38 kabupaten kota atau 21,05 persen yaitu Pacitan, Banyuwangi, Madiun Bojonegoro, Trenggalek, Mojokerto, Ngawi, dan Pamekasan. 

Adanya peningkatan sebaran kasus baru Covid-19 itu, membuat Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memberikan saran agar kepala daerah harus lebih sigap. “Kepada Gubernur dari kelima provinsi ini mohon diingat bahwa provinsi-provinsi ini menjadi penyumbang terbanyak kasus aktif di tingkat nasional,” ucap Prof Wiku Adisasmito beberapa waktu lalu.

Wiku juga meminta para gubernur untuk segera melakukan koordinasi dengan bupati dan wali kota yang menjadi penyumbang angka tertinggi. Menurutnya ketiga indikator tersebut diantaranya kasus positif, meninggal dan kasus aktif ini dapat segera diturunkan, maka perkembangan kasus Covid-19 tingkat nasional akan membaik. 

“Apabila kabupaten kota menunjukkan peningkatan, maka hal ini perlu diantisipasi terlebih kita akan segera memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru),” pungkasnya.


tags: #jawa tengah #covid-19 #bnpb #juru bicara satgas penanganan covid-19

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI