EMA Setujui Izin Edar Dua Obat Cegah Covid-19

Kedua obat tersebut sebetulnya sudah tersedia untuk sejumlah pasien di Uni Eropa, walaupun proses persetujuan masih berlangsung saat itu.

Jumat, 12 November 2021 | 21:30 WIB - Internasional
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, London- Dua obat antibodi Covid-19, produksi Regeneron-Roche asal Amerika-Swiss dan Celltrion asal Korea Selatan akhirnya mendapatkan rekomendasi dari Badan Pengawas obat Eropa (EMA).

Pesetujuan tersebut, membuat obat itu menjadi yang pertama diberikan EMA untuk pengobatan Covid-19. Tahun lalu Komisi Eropa itu juga telah memberikan persetujuan digunakannya remdesivir produksi Gilead.

BERITA TERKAIT:
Persiapan Piala Asia U-20: Timnas U-19 Bakal TC di Eropa
Patrol akan Ikuti Pameran Eurobike 2022
Ford Otosan Mulai Produksi Model E-Transit
Rayakan Hari Jadi, Mercedes-AMG G 63 "Edisi 55" Hadir di Pasar Eropa
Tarik Minat Warga untuk Ikut Vaksin, 700 Domba Ditata Bentuk Jarum Suntik

Beberapa negara di Eropa beberapa waktu terakhir ini terus membangun pertahanan di kawasan itu agar tidak terjadi lonjakan kasus baru Covid-19.

Untuk diketahui Ronapreve, koktail atau campuran obat antibodi buatan Regeneron-Roche, didukung oleh komisi obat-obatan manusia EMA untuk mengobati pasien Covid-19 orang dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun yang tidak membutuhkan bantuan oksigen dan berisiko tinggi terkena penyakit parah.

Sedangkan Regkirona yang merupakan produksi Celltrion Korea Selatan hanya direkomendasikan untuk orang dewasa dengan kondisi serupa. 

Menurut EMA, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (12/11/2021), Ronapreve juga dapat digunakan untuk mencegah Covid-19 pada orang di atas 12 tahun dengan bobot minimal 40 kg.

EMA menjelaskan kedua obat itu masuk ke dalam kategori kelas obat yang disebut antibodi monoklonal, yang menyerupai antibodi alami yang dihasilkan oleh tubuh manusia untuk melawan infeksi.

Kedua obat tersebut sebetulnya sudah tersedia untuk sejumlah pasien di Uni Eropa, walaupun proses persetujuan masih berlangsung saat itu. Hal itu dilakukan karena EMA membantu negara-negara anggota dalam penggunaan awal di beberapa kasus.

Koktail antibodi Regeneron mengantongi izin darurat di Amerika Serikat tahun lalu dan pada Agustus mendapatkan izin edar bersyarat di Inggris.

Sedangkan untuk  Celltrion, Uni Eropa tidak memiliki kontrak pasokan. Sejauh ini obat antibodi Celltrion hanya disetujui di Korea Selatan.

Rekomendasi pada Kamis (11/11) muncul setelah Eli Lilly pekan lalu mencabut permohonan izin atas obat antibodinya di Uni Eropa, lantaran rendahnya permintaan dari negara-negara anggota EU saat blok tersebut berfokus pada pemasok lain.
 


tags: #eropa #korea selatan #obat #covid-19

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI