Ilustrasi filariasis, Foto: Istimewa

Ilustrasi filariasis, Foto: Istimewa

Pemkot Pekalongan Canangkan Program POPM Filariasis

POPM filariasis selama dua tahun terakhir belum maksimal sehingga perlu upaya agar program tersebut berjalan lebih matang.

Senin, 15 November 2021 | 12:48 WIB - Kesehatan
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Pekalongan - Pemekot Pekalongan Jawa Tengah dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional mencanangkan program pemberian obat pencegahan massal atau POPM filariasis yang bertujuan untuk menurunkan "microfilaria rate" atau persentase penduduk yang terkena filariasis di wilayah endemis.

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid menyebut POPM filariasis selama dua tahun terakhir belum maksimal sehingga perlu upaya agar program tersebut berjalan lebih matang.

"Seperti halnya vaksinasi, pada awal pelaksanaannya antusias warga masih rendah tetapi kini sudah mulai cukup tinggi karena mereka sudah mengetahui manfaatnnya melakukan vaksinasi," ungkapnya, Senin (15/11).

BERITA TERKAIT:
Pemkot Pekalongan Canangkan Program POPM Filariasis

"Begitu pula dengan POPM filariasis ini, masyarakat harus diberi pengertian bahwa obat filariasis layak dan bermanfaat untuk dikonsumsi serta aman dan efektif mencegah penyakit itu," sambungnya.

Ia meminta pada instnasi terkait baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan, khususnya untuk bidang kesehatan agar memberikan teladan untuk mengonsumsi obat filariasis sehingga kesadaran masyarakat meningkat.

"Adanya program POPM filariasis diharapkan lebih efektif untuk mendorong masyarakat mengonsumsi obat filariasis," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto mengatakan strategi yang akan ditempuh pemkot dalam pencegahan filariasis ini adalah dengan perbaikan melalui pengecekan aplikasi POPM filariasis karena selama dua tahun terakhir belum bermanfaat maksimal.

"Aplikasi ini dirancang untuk bisa mengetahui seberapa banyak warga yang betul-betul minum obat karena aplikasi ini akan ada bentuk bukti dimana yang bersangkutan ketika minum obat filariasis difoto dan diunggah di aplikasi. Kami akan maksimalkan POPM filariasis, khususnya di daerah endemis," pungkasnya.


tags: #popm filariasis #pekalongan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI