Ilustrasi vaksinasi pelajar. Foto: Istimewa.

Ilustrasi vaksinasi pelajar. Foto: Istimewa.

Vaksinasi Pelajar SMP di Boyolali Rampung, PTM Tetap Terbatas

Boyolali belum bisa memberikan kebebasan bagi sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka.

Selasa, 16 November 2021 | 09:59 WIB - Kesehatan
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Boyolali – Program vaksinasi pelajar SMP di Boyolali telah mencapai 100 persen. Tak hanya itu, anak usai 12 tahun yang rata-rata masih duduk di bangku SD juga sebagian juga sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Darmanto menerangkan bahwa saat ini PTM di Boyolali sifatnya masih uji coba secara terbatas. Hal tersebut sesuai dengan regulasi dari Mendikbud yang hanya memperbolehkan maksimal 50 persen/kelas. “Karena jumlah siswa SMP 36 siswa per kelas, maka untuk uji coba PTM maksimal 16 siswa per kelas.” ujarnya, Senin (15/11/2021).

Sedangkan untuk uji coba PTM terbatas di tingkat SD, hingga kini belum mencakup semua sekolah. Pasalnya belum semua siswa bisa divaksin, karena masih dibawah 12 tahun. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, telah memberikan vaksinasi terhadap 60 ribu lebih pelajar di Boyolali.

BERITA TERKAIT:
Pemkab Sragen Sasar 250 Lansia pada Vaksinasi Booster Tahap Pertama
Warga Semarang Rela Antri Sejak Pagi Ikuti Vaksinasi Booster Polda Jateng di CFD
Polres Sukoharjo Ajak Anak-anak Naik Mobil Patroli usai Vaksin
Vaksinasi Booster Bagi Lansia, Bupati Kudus : Semarakkan Lagi.
Dua Warga Luar Kota Positif Omicron Jalani Perawatan di Semarang
Tanjau Vaksinasi Anak di Boyolali, Ketua DPR RI Puan Maharani Bagikan Alat Tulis ke Siswa
Ketua DPR RI Puan Maharani Pantau Vaksinasi Anak dan Vaksinasi Booster Lansia di Sukoharjo

Darmanto memaparkan, seluruh siswa SMP baik negeri maupun swasta sebanyak 33.000 lebih telah diberikan vaksin baik dosis pertama ataupun dosis kedua. Tak hanya itu, vaksinasi juga mencakup sebagian siswa SD yang berjumlah 3.000 lebih. Jumlah tersebut merupakan hasil pendataan yang dilakukan sebelumnya.

“Kami sudah menuntaskan vaksinasi bagi siswa usia 12 sampai 17 tahun baik dosis pertama maupun dosis kedua.” terangnya.

Darmanto menambahkan, meski semua sudah tervaksinasi, Boyolali belum bisa memberikan kebebasan bagi sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).


tags: #vaksinasi #pelajar #smp #boyolali #dinas kesehatan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI