Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu 2021, Ini Tujuannya!

Festival ini merupakan puncak dari rangkaian acara revitalisasi bahasa Jawa.

Jumat, 19 November 2021 | 11:56 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Semarang - Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu di Hotel Lorin, Kota Surakarta, pada 19 - 22 November 2021. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk  lomba-lomba untuk siswa tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Jawa Tengah.  

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Dr Ganjar Harimansyah, mengatakan bahwa semakin berkurangnya minat generasi muda untuk mempelajari dan mengembangkan bahasa dan budaya Jawa menjadi keprihatinan tersendiri. Padahal di tangan generasi muda inilah nasib budaya Jawa ini akan ditentukan ke depannya. 

BERITA TERKAIT:
Kemah Sastra Penulisan Cerpen Berbahasa Daerah Dorong Kreativitas Siswa Berbahasa Jawa
Kemah Sastra Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Jadi Ruang Kreatif bagi Pelajar
Peran Sekolah Kejuruan Wujudkan SDM Unggul melalui Penguatan Literasi dan Praktik Industri
Wamendikdasmen Menyapa Pemenang Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Tengah
BBPJT Bimbing Siswa SMAN 1 Bergas Utamakan Bahasa Negara dan Buat Konten Digital Berbahasa Daerah

“Oleh karena itu, Balai bahasa menyelenggarakan kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu sebagai upaya memberikan wadah bagi generasi muda dalam melestarikan bahasa dan sastra Jawa. Harapannya generasi muda dapat lebih minat mempelajari dan mengembangkan bahasa dan budaya Jawa,” kata Ganjar, kepada KuasaKatacom, Jumat (19/11/2021)

Ganjar menyatakan bahwa festival ini merupakan puncak dari rangkaian acara revitalisasi bahasa Jawa dari mulai koordinasi pemangku kepentingan di Pemerintah daerah, pelatihan guru master, pengajaran kepada siswa, pemantauan, hingga acara Festival Tunas Bahasa Ibu ini.

Sementara itu Ketua Panitia, Ery Agus Kurnianto menjelaskan bahwa terdapat berbagai lomba bagi siswa SD dan SMP tingkat Jawa Tengah, antara lain, membaca gurit, menulis gurit, pidato, mendongeng, membaca aksara jawa, serta menulis aksara jawa. 

“Para peserta lomba adalah yang terbaik di kabupaten/kota yag dikirim ke tingkat provinsi Jawa Tengah. Akan dipilih para pemenang yang berhak atas piala dan uang pembinaan dari juara I, II, dan III serta juara harapan I, II, dan III,” jelas Ery.

Melalui festival ini, lanjut Ery, diharapkan para peserta dapat menjadi lebih bersemangat, kreatif, dan inovatif dalam nguri-nguri bahasa dan sastra Jawa. 

“Generasi muda selayaknya dapat menjunjung tinggi lagi budaya-budaya Jawa,” ungkapnya.

Festival Tunas Bahasa Ibu akan dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof Endang Aminudin Aziz MA PhD. Acara pembukaan juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan Universitas Veteran Bangun Nusantara, Universitas Muhammadiyah Semarang, dan Universitas Peradaban. 

Selain itu,  akan dilakukan penyerahan penghargaan untuk sekolah-sekolah di Jawa Tengah yang berhasil meraih Apresiasi GIAT UKBI. Dalam acara tersebut, akan tampil pemenang lomba musikalisasi puisi tingkat Jawa Tengah, yaitu tim musikalisasi puisi dari SMAN 4 Surakarta, dan tampilan Duta Bahasa Jawa Tengah.

***

tags: #balai bahasa provinsi jawa tengah #festival tunas bahasa ibu

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI