Ilustrasi

Ilustrasi

98 Persen Pekerja di Temanggung Sudah Divaksin

Vaksinasi pada pekerja telah turut andil dalam peningkatan perekonomian, sebab buruh sehat dan dapat bekerja, sementara kinerja perusahaan tidak tergganggu.

Sabtu, 20 November 2021 | 23:55 WIB - Kesehatan
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Temanggung- Sebanyak 98 persen pekerja di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menurut Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) setempat sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19. 

98 persen pekerja yang telah divaksinasi Covid-19 itu, jelas Kepala Dinperinaker Temanggung Agus Sarwono, adalah dari 17.900 pekerja yang tercatat di Kabupaten Temanggung. "Pekerja itu dari perusahaan industri besar, sedang dan menengah," ucap Agus Sarwono, Sabtu (20/11/2021).

Sedangkan dua persen sisa pekerja yang belum divaksin, lanjutnya kini sedang ditarget selesai sebelum akhir tahun.  

BERITA TERKAIT:
30 Komunitas Pencinta Alam Ikuti Gerakan Maraton Konservasi
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ikut Serta dalam Kegiatan Posyandu
98 Persen Pekerja di Temanggung Sudah Divaksin
Puncak FSS Diramaikan Pentas Wayang Kedu Gragrak Wonosaban dan Temanggung
Bantu Pemberdayaan Desa di Temanggung, Udinus Launching Aplikasi SI ADIT
INISNU Temanggung Dukung Gelar Pahlawan untuk KH Maimoen Zubair
Usaha Kopi Sepi, Rusiyati Produksi Minuman Jahe dan Tiwul Instan

Cakupan 98 persen pekerja yang divaksinasi itu, ujar Agus meliputi yang sudah mendapat suntikan pertama dan kedua. "Mereka yang divaksin dosis pertama, saat ini sedang dikejar untuk mendapatkan dosis kedua," katanya. 

Sedangkan untuk dua persen yang belum mendapatkan vaksinasi, disampaikannya, karena berbagai sebab, seperti hamil atau punya komorbid. "Tetapi bagi yang telah bisa divaksin akan segera mendapatkan vaksinasi untuk terciptanya herd immunity dan terhindar dari paparan Covid-19" imbuhnya.

Sejumlah perusahaan, sambung Agus kini sedang melakukan suntikan vaksinasi dosis kedua. Suntikan itu dilakukan di tempat-tempat saat mendapatkan suntikan pertama, diantaranya di Polres Temanggung.

Agus menambahkan vaksinasi pada pekerja telah turut andil dalam peningkatan perekonomian, sebab buruh sehat dan dapat bekerja, sementara kinerja perusahaan tidak tergganggu.

Sedangkan menurut Ketua DPC Federasi Kehutanan Industri Umum Perkayuan dan Pertanian Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FHUKATAN KSBSI) Temanggung, Wahyudi mengatakan ada sejumlah pekerja yang belum divaksinasi Covid-19. 

"Faktor komorbid atau hamil, sehingga ada pekerja belum menjalani vaksinasi Covid-19. Kami terus mendorong pekerja untuk ikuti program vaksinasi," kata Wahyudi.

Sejauh ini, katanya tidak ada penolakkan dari perusahaan dalam program vaksinasi Covid-19. Perusahaan justru antusias mengikutsertakan pekerja. "Dalam vaksinasi ada yang dikoordinir Polres, perusahaan atau pihak desa," pungkasnya. 


tags: #kabupaten temanggung #vaksinasi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI