Dibangun Mulai 2019, Proyek RSUD Tipe D Mijen Semarang Baru Capai 65 Persen

Keputusan memproyeksikan RSUD tipe D Mijen sebagai rumah sakit untuk pasien BPJS bukanlah tanpa alasan.

Rabu, 24 November 2021 | 02:29 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang – Pemerintah Kota Semarang saat ini berfokus pada upaya peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan yang diberikan. Untuk itu, Pemerintah Kota Semarang saat ini tengah berupaya mengoperasikan sebuah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru dengan tipe D. Rumah sakit itu dibangun di daerah Mijen. Rumah sakit itu nantinya akan dimaksimalkan untuk melayanai pasien BPJS di Kota Semarang.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengakui pembangunan RSUD Tipe D Mijen ini sempat tertunda. Namun kini telah dijalankan kembali.

“saat ini progres pembangunannya diperkirakan telah mencapai 65% itu,” kata pria yang akrab disapa Hendi ini, usai meninjau progres pembangunan RSUD Tipe D Mijen, Selasa (23/11/2021).

BERITA TERKAIT:
Dibangun Mulai 2019, Proyek RSUD Tipe D Mijen Semarang Baru Capai 65 Persen
Pembangunan RSUD Tipe D Mijen di Semarang Masuk Tahap Pengerjaan

Keputusan memproyeksikan RSUD Tipe D Mijen sebagai rumah sakit untuk pasien BPJS bukanlah tanpa alasan. Dirinya meyakini bahwa saat ini sebagian besar masyarakat di Kota Semarang menggunakan BPJS, sehingga diperlukan sebuah fasilitas kesehatan yang didedikasikan untuk pengguna BPJS itu sendiri.  

“Langkah tersebut diambil karena sebagian besar masyarakat di Semarang sudah menggunakan BPJS sebagai layanan kesehatan,” jelasnya.

Hendi menjelaskan dalam pengoperasiannnya, pelayanan RSUD Tipe D Mijen akan didukung oleh fasilitas 70 tempat tidur rawat inap, yang kemudian diharapkan dengan jumlah tersebut, kapasitas pelayanan kesehatan di Kota Semarang dapat semakin meningkat, terkhusus dalam melayani pasien BPJS.

"Rencananya rumah sakit di Mijen ini akan dilengkapi 35 tempat tidur kelas 3, 32 tempat tidur kelas 2, 2 tempat tidur kelas 1, dan 1 tempat tidur kelas VIP dengan standar Rumah Sakit tipe D," beber dia.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Irwansyah, yang dalam kesempatan itu hadir mendampingin Hendi, mengungkapkan jika pagu anggaran pembangunan RSUD Mijen tahap dua adalah senilai Rp 22,8 miliar, yang kemudian Jika ditotal dengan pembangunan tahap pertama pada 2019 lalu, pembangunan RSUD Mijen menelan anggaran Rp 32,8 miliar.

"Pada tahap pertama 2019 lalu, proyek RSUD Tipe D Mijen telah sampai pada pembangunan struktur lantai 1 hingga lantai 4. Mudah-mudahan pada Desember nanti sebagian besar sudah bisa difungsikan,” harap Irwansyah.

Ia menuturkan, untuk pembangunannya juga telah sesuai ketentuan dan standar Kementerian Kesehatan, mulai dari aksesibilitas yang mudah, ruangan yang nyaman, dan lain lain.


tags: #rsud tipe d mijen #walikota semarang #hendrar prihadi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI