Enam Kepala UPT Permasyarakatan di Nusakambangan Resmi Berganti

Nusakambangan tempat sulit.

Jumat, 24 Desember 2021 | 00:45 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang - Enam kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Nusakambangan resmi berganti, pada Kamis (23/12). Enam pejabat tersebut terdiri dari lima kepala lapas dan satu kepala badan permasyarakatan (Bapas).

Keenam Kepala UPT yang berganti adalah Kepala Lapas Kelas IIA Permisan yang saat ini dipimpin oleh Mardi Santoso, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA dipimpin oleh Raden Mas Kristyo Nugroho, Kalapas Kelas IIA Kembang Kuning dipimpin Agus Wahono.

BERITA TERKAIT:
Kemenkumham Jateng Sosialisasikan Buku "Sesepuh Berbagi", Yuspahruddin: Ada 3 Poin Kesuksesan Kerja
Buku "Sesepuh Berbagi" Resmi Dilaunching, Kanwil Kemenkumham Jateng Turut Berkontribusi
Bantu Stok PMI, Kanwil Kemenkumham Jateng Gelar Donor Darah
63 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Yuspahruddin: Hemat Anggaran Rp 51 Juta
Kemenkumham Jateng Salurkan Bantuan Beras untuk Nelayan Terdampak Kebakaran Kapal di Cilacap

Kemudian Kalapas Kelas IIA Besi yaitu Sulardi, Kalapas Terbuka Kelas IIB Marsito, dan kepala Bapas Kelas II Nusakambangan Johan Ary Sadewa.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah (Kanwil Kemenkumham Jateng) A Yuspahruddin mengatakan pemimpin baru merupakan seorang agen untuk menyampaikan revitalisasi pemasyarakatan yang ada di Nusakambangan.

"Rekan-rekan napi yang keluar akan berbangga hati menyampaikan tentang revitalisasi pemasyarakatan, jadi anda semua yang keluar dari sini itu menjadi agen untuk menyampaikan revitalisasi pemasyarakatan," katA Yuspahruddin.

Ia lantas memerintahkan kepada para pejabat baru untuk melakukan mitigasi risiko yang mungkin terjadi, serta membuat perencanaan untuk menanggulanginya.

"Kepada rekan-rekan yang baru datang, orang tahu di Nusakambangan ini tempat sulit, saya minta untuk segera memitigasi risiko-risiko dan membuat perencanaan. Apa yang harus dilakukan, pertama baca aturan yaitu Permenkumham nomor 33 yang dilanjutkan dengan Keputusan Dirjen nomor 502," jelasnya.

Sebelumnya, ia menyampaikan napi yang keluar dari Pulau Penjara ini akan merasakan kerinduan karena kebersamaan dan kehangatan yang terjalin.

"Saya yakin nanti rekan-rekan semua akan sedih mengingat sepanjang perjalanannya berada di Nusakambangan, pasti rekan-rekan akan mengingat bagaimana susah senangnya disini," tandas dia.


tags: #kanwil kemenkumham jateng #kalapas #nusakambangan #a yuspahruddin

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI