Kepala Dinas Kesehatan Boyolali Puji Astuti (kiri) saat saat dimintai keterangan dikantornya. Selasa (4/1/2022). Foto: Diskominfo Boyolali/Ist.

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali Puji Astuti (kiri) saat saat dimintai keterangan dikantornya. Selasa (4/1/2022). Foto: Diskominfo Boyolali/Ist.

Vaksinasi Anak Dosis Pertama di Boyolali Ditargetkan Rampung Januari 2022

Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Boyolali masih empat pasien.

Rabu, 05 Januari 2022 | 09:29 WIB - Kesehatan
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Boyolali – Vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, saat ini telah mencapai 56,4 persen dari jumlah yang ditargetkan 96.100 sasaran. Sehingga diharapkan vaksinasi anak dosis satu di Boyolali, bisa selesai pada pertengahan Januari mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Puji Astuti saat dijumpai di kantornya pada Selasa (4/1/2022), menerangkan bahwa ditargetkan vaksinasi anak akan selesai di bulan Januari 2022. Menuturnya, dengan ketersediaan vaksin jenis Sinovac sebanyak 124.713 dosis ini mampu melayani sasaran dengan baik.

BERITA TERKAIT:
Tak Perlu Panik, Kementan Pastikan Penanganan PMK Sudah Maksimal 
Daftar Vaksin Covid-19 Bersertifikat Halal 
Dinkes Boyolali Klaim Kota Susu Zero Kasus Covid-19
Simak Aturan Lengkap Perjalanan yang Dirilis KAI Daop 4 Semarang
MUI Jatim Sebut Vaksin Booster Tak Batalkan Puasa

Perempuan yang akrab disapa Tuti itu menuturkan, jumlah anak usia 6-11 tahun yang sudah disuntik vaksin jenis Sinovac dosis satu di Kabupaten Boyolali sebanyak 54.202 sasaran atau sekitar 56,4 persen dari total target 96.100 sasaran. Adapun, target vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Boyolali meningkat 674 orang, semula 95.426 menjadi 96.100 orang, dikarenakan anak TK yang sudah cukup usia 6 tahun sudah dimasukan ke dalam data.

"Kami terus melakukan percepatan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun melalui puskesmas-puskesmas yang tersebar di 22 kecamatan di Boyolali sehingga diharapkan dosis satu bisa selesai pada pertengahan Januari ini." tuturnya, Selasa (4/1/2022).

Tuti memaparkan, kegiatan vaksinasi anak di tujuh kecamatan tersebut yakni Cepogo sebanyak 337 sasaran, Nogosari sebanyak 235 sasaran, Andong sebanyak 384 sasaran, Ampel sebanayk 411 sasaran, Ngemplak sebanyak 575 sasaran, Gladagsari sebanyak 207 sasaran, dan Kemusu sebanyak 447 sasaran. Sehingga, total sasaran vaksin, pada Selasa ini, sebanyak 2.596 anak.

"Vaksinasi dilaksanakan saat anak-anak sekolah di Boyolali melaksanakan pembelajaraan tatap muka (PTM), sehingga mempercepat kegiatan vaksin dan berjalan lancar. Anak-anak sekolah di Boyolali liburan semester seharusnya 18 Desember 2021, tetapi diundur mulai Jumat (10/1/2022) hingga tanggal 17 Januari mendatang," katanya.

Untuk cakupan vaksinasi dosis pertama di Boyolali, kata dia, sudah mencapai 795.148 sasaran atau sekitar 95,14 persen dari jumlah yang ditargetkan yakni 835.772 sasaran. Vaksinasi dosis kedua di Boyolali mencapai 665.930 sasaran atau sekitar 79,69 persen dan dosis ketiga sebanyak 6.328 sasaran atau sekitar 0,76 persen.

Lebih lanjut, Dinkes Boyolali berharap masyarakat tidak boleh lengah disiplin menjaga protokol kesehatan terutama saat keluar rumah meski kasus Covid-19 di Kabupaten Boyolali sudah reda dan kondisinya membaik.

Tuti menambahkan, kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Boyolali masih empat pasien yakni dua kasus menjalani perawatan di rumah sakit dan dua lainnya menjalani isolasi mandiri karena tanpa gejala. "Kasus aktif ini, ada tambahan satu yang baru yakni seoaang laki-laki usia 50 tahun asal Kecamatan Teras, ada benjolan dihidung kemudian dirujuk ke RSUD Moewardi Solo saat persiapan tindakan cek PCR hasil positif. Sehingga, Dinkes saat ini, akan melakukan tracing ke keluarga pasien di Teras Boyolali," pungkasnya.


tags: #vaksin #boyolali #dinas kesehatan

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI