250 Alumni Poltekip Jalani Program Satriya Sancaya Karyadhika Selama 6 Bulan di Nusakambangan
Peserta akan disebar dan ditugaskan ke seluruh Unit Pelaksana Teknis yang ada di Nusakambangan.
Sabtu, 29 Januari 2022 | 11:15 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Nusakambangan – Untuk mempersiapkan kader pemimpin yang berkualitas dan paham dengan kondisi lapangan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham RI melaksanakan program Satriya Sancaya Karyadhika untuk alumni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Angkatan 52 tahun 2022 di Nusakambangan.
Program yang akan berlangsung selama enam bulan kedepan tersebut, dibuka oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Irjen Pol Reynhard Saut Poltak Silitonga.
BERITA TERKAIT:
Jadi Salah Satu Kampus Terbaik di Jateng, Ini Sederet Alumni Undip yang Masuk Kabinet Merah Putih
Tingkatkan Employability Lulusan, FIB UNAIR Gelar Gathering Alumni Media
Alumni LPDP Diharapkan Mampu Ikut Atasi Permasalahan Bangsa
Ribuan Alumni Perguruan Tinggi se-Jawa Barat Mantap Deklarasi Dukung Ganjar Demi Jaga Demokrasi
Wakili Alumni Undip, Oerip Lestari: Kami Bergerak untuk Mengawal Demokrasi dan Konstitusional yang Berkeadaban
Kegiatan pembukaan berlangsung di halaman Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan. Pembukaan kegiatan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan alumni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan Angkatan 52 dan penyerahan Panji-panji Kehormatan dari Dirjenpas kepada Kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah (Kanwil Kemenkumham Jateng) , A Yuspahruddin serta penyematan Badge kepada perwakilan peserta.
Dirjen PAS Kemenkumham RI Irjen Pol Reynhard mengatakan Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan Angkatan 52 perlu diberikan pembekalan secara teknis di UPT Pemasyarakatan, terutama mengetahui konsep Revitalisasi Pemasyarakatan secara lengkap. Apalagi hal tersebut sudah berjalan baik di Lembaga Permasyarakatan Nusakambangan.
"Ini tujuannya agar alumni dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, kemampuan dan keterampilan sebelum melaksanakan tugas, melakukan pendalaman materi, dan mendapatkan masukan sebagai umpan balik dalam usaha penyempurnaan aturan dan kebijakan yang sesuai dengan tuntunan dunia kerja khususnya UPT Pemasyarakatan," kata Reynhard, Sabtu (29/1/2022).
Reynhard mengharapkan, melalui program ini akan lahir perwira-perwira muda yang adaptif, care, sensitif terhadap perubahan.
"alumni ini adalah abdi negara yang harus adaptif terhadap berbagai perubahan, harus peka, peduli dan paham terhadap program pemerintah dan harus dapat bertransformasi menjadi pegawai yang mampu membangun organisasi, membangun Zona Integritas, membangun etika, dan cepat beradaptasi serta loyal terhadap organisasi dan pimpinan," tegasnya.
Hadir menyaksikan jalannya kegiatan, seluruh Direktur pada Ditjenpas, Kepala UPT se Nusakambangan dan Cilacap, Perwakilan Forkopimda Kabupaten Cilacap dan Perwakilan Pegawai UPT Nusakambangan.
Tampak juga Penasihat Utama Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (Pipas) Pusat Anna Silitonga, Penasihat Pipas Jawa Tengah Restu Yuspahruddin, Koordinator Pipas Pusat yang merupakan istri-istri para Direktur di Ditjenpas, dan anggota Pipas UPT se-Nusakambangan.
Satriya Sancaya Karyadhika merupakan upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM dengan mempersiapkan alumni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan yang siap bekerja di Unit Pelaksana Teknis di seluruh Indonesia.
Satriya Sancaya Karyadhika sendiri berarti pemberian tugas profesional untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan kewajiban aturan dan kebenaran dengan tujuan memberikan pemahaman dan meningkatkan kompetensi alumni Politeknik dan untuk melaksanakan revitalisasi Pemasyarakatan.
Untuk tahun ini, Satriya Sancaya Karyadhika akan diikuti oleh 250 orang alumni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan Angkatan 52, terdiri 200 pria dan 50 perempuan.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan disebar dan ditugaskan ke seluruh Unit Pelaksana Teknis yang ada di Nusakambangan, yakni Lapas Kelas I Batu, Lapas Kelas IIA Besi, Lapas Kelas IIA Permisan, Lapas Kelas IIA Kembang Kuning, Lapas Kelas IIA Karanganyar, Lapas Kelas IIA Pasir Putih, Lapas Narkotika Kelas IIA, Lapas Terbuka Kelas IIB, dan Bapas Kelas II, plus Pos Penyeberangan Wijaya Pura.
***tags: #alumni #politeknik ilmu permasyarakatan #kanwil kemenkumham jateng
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Semarang Siap Hadapi Banjir dengan Langkah Preventif: Belajar dari Bencana Sumatera
05 Desember 2025
OJK Sederhanakan Aturan Baru tentang Pergadaian
05 Desember 2025
Kaji Perda Jawa Tengah, Tim Analis Hukum Kemenkum Jateng Hadiri Rapat Analisis dan Evaluasi
05 Desember 2025
Polda Jateng Mulai Persiapkan Pengamanan Natal dan Tahun Baru
05 Desember 2025
Kemenkum Jateng Gelar Audit Kepatuhan PMPJ dan TKM bagi Notaris Surakarta dan Karanganyar
05 Desember 2025
Wali Kota Semarang Agustina Tegaskan Modernisasi Armada untuk Percepat Transformasi Layanan
05 Desember 2025
Logistik dan Personel dari Jawa Tengqh Tiba, Perkuat Penanganan Pascabencana di Sumbar
05 Desember 2025
PWI Jateng dan Pemkot Semarang Apresiasi Gelaran “Tiba-Tiba Badminton” yang Digelar Jurnalis FC
05 Desember 2025
Kawal MBG Berkualitas, BPOM RI Hadirkan Mobil Laboratorium Keliling
05 Desember 2025
Gandeng LDNU, Lapas Brebes Gelar Pelatihan Dzikir Manaqib Bagi Warga Binaan
05 Desember 2025

