Bupati Kudus, Hartopo. (Foto: Istimewa)

Bupati Kudus, Hartopo. (Foto: Istimewa)

Satu Kasus Omicron Terdeteksi di Kudus, Bupati; Pasien sudah meninggal

Kudus mendeteksi temuan satu kasus Covid-19 varian Omicron. Pasien saat ini sudah meninggal karena sudah berusia lanjut dan komorbid.

Jumat, 11 Februari 2022 | 13:36 WIB - Kesehatan
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi


KUASAKATACOM, Kudus - Satu kasus Covid-19 varian Omicron kini terdeteksi di Kabupaten Kudus. Menanggapi hal ini Bupati Kudus, Hartopo menyebut bahwa pasien tersebut sudah meninggal dunia. 

"Perlu diketahui pasien ini orangnya sudah berusia lanjut. Jadi komorbid ya," ujar Hartopo. '

BERITA TERKAIT:
Pelat Kendaraan Strip Biru Bermunculan di Kudus, Apa Istimewanya?
Jumlah Kasus Meningkat, Dinkes Kudus Fokus Penanganan TBC
Usai Pesta Miras, Dua Orang di Kudus Tega Bunuh Teman yang Baru Dikenalnya
62 Koperasi di Kudus Diusulkan Bubar
Bupati Kudus; Perawat yang Suka Marah-marah akan Buat Pasien Tambah Sakit

Hartopo menyebut bahwa pasien sempat dibawa ke rumah sakit sejak pertengahan Januari 2022 lalu. Diketahui hasil tes PCR terkonfirmasi positif Corona. Hingga akhirnya dikirim untuk dites whole genome sequencing (WGS) dan hasilnya positif Omicron.

"Pasien tidak dari mana-mana. Jadi tidak ada kontak erat dari bepergian kemana," tambah Hartopo

Atas temuan tersebut, Hartopo pun mengambil kebijakan guna mengantisipasi ledakan kasus Corona di Kudus. Mulai dari penyediaan tempat isolasi hingga pembatasan kegiatan masyarakat.

"Kebijakan intinya memposisikan pada Delta kemarin baik, itu mulai BOR, isolasi umum, ini ditekankan ketika gejala ringan masuk isolasi terpusat, kalau bisa jangan memenuhi rumah sakit, yang dirawat gejala sedang dan berat," terang Hartopo.

Terpisah, Plh Kepala Dinas Kesehatan Kudus, Andini Aridewi mengatakan satu orang berusia lansia terkonfirmasi positif Omicron. Diketahui bersangkutan sempat dirawat di rumah sakit.

Dia menerangkan pasien tersebut meninggal dunia pada awal Februari 2022 ini, sedangkan hasil tes WGS baru diketahui pada tanggal 10 Februari 2022. Menurutnya bersangkutan belum menerima vaksin sama sekali.

"Usia lansia, belum vaksin sama sekali. Dikirimnya pertengahan awal Januari 2022, meninggalnya awal bulan Februari 2022," jelas Andini saat ditemui di Command Center Pendapa Kudus siang ini.

Andini mengatakan pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan dari mana-mana. Kemudian kontak erat, kata dia, sudah dilakukan tes PCR diketahui ada yang positif Covid-19, namun bukan Omicron.

"Rapid antigen, PCR positif jadi 40 kontak sudah kita tes Corona hasilnya negatif. Satu kontak erat positif itu tidak Omicron," ujar Andini.

"Kemungkinan ini karena mobilitas, karena bersangkutan ini tidak ke mana-mana jadi mungkin di lingkungan sekitar yang mobilitasnya tinggi," sambung dia.


tags: #kabupaten kudus #bupati kudus #hartopo #covid-19 #varian omicron

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI