Ditjen PHU Kemenag Dorong Penguatan Ekosistem Haji dan Umrah
Ekosistem haji dan umrah merupakan bagian penting dalam penguatan ekonomi masyarakat, terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Jumat, 18 Februari 2022 | 07:53 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Jakarta- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) tengah mendorong penguatan ekosistem ekonomi Haji dan Umrah. Rencana ini tengah dibahas bersama antara Ditjen PHU dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Indonesia.
Hal itu disampaikan Dirjen PHU Hilman Latief saat berbicara dalam Forum Rapat Kerja Nasional Jaringan Wisata Muhammadiyah di Yogyakarta, Kamis (17/2/2022). "Ini menjadi visi dan perhatian bersama, bagaimana kita bisa terus berkontribusi dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan Haji dan Umrah. Kementerian Agama, khususnya Direktorat Jenderal PHU beberapa kali diundang BPKH dan Bank Indonesia terkait hal ini," ucapnya.
BERITA TERKAIT:
PKUB Kemenag Gelar Aksi Rawat Lingkungan bersama Umat Lintas Agama
Kemenag dan Komisi VIII DPR Adakan Raker Bahas Efisiensi Anggaran 2025
Kemenag Gelar Isra Mikraj, Nasaruddin Umar Berharap Tingkatkan Keimanan
Kemenag dan ATR Bersinergi untuk Sertifikasi Tanah Masjid
Kini Akad Nikah Bisa Dilaksanakan di Luar KUA, Begini Syaratnya
Ekosistem Haji dan Umrah, kata Hilman merupakan bagian penting dalam penguatan ekonomi masyarakat, terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Apalagi, kegiatan Haji dan Umrah berjalan secara berkesinambungan. Total nominal dana Haji dan Umrah juga cukup banyak, sehingga dampaknya untuk rakyat Indonesia harus terlihat.
"Dengan dana Haji dan Umrah yang tidak sedikit, dampaknya untuk Rakyat Indonesia bagaimana? Berapa banyak UMKM dan hasil petani kita yang bisa diekspor dengan pengiriman konsumsi hasil panen kita ke Arab Saudi contohnya. Kesinambungan itulah yang saat ini pemerintah pikirkan dan rencanakan," ungkapnya.
Hilman mengakui bahwa siklus permasalahannya cukup rumit ini. Pihak yang serius menangani hal ini juga tidak banyak. Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus menguatkan visi tersebut, berkoordinasi dengan berbagai pihak. "Saya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, Kementerian dan Lembaga terkait. Saya akan bertemu Dirjen Perikanan untuk mendampingi para petani dalam melakukan standarisasi hasil ekspor yang sesuai regulasi internasional," jelasnya.
Visi ini, imbuh Hilman tidak akan berhasil kalau tidak melibatkan banyak pihak. Untuk itu, keseriusan akan hal ini harus dijalani dengan konsep yang jelas. "Peran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan lain-lain juga kita perlukan. Keseriusan pemerintah harus dilakukan dengan konsep matang dan tidak lanjut yang berkesinambungan," tandas Hilman.
Penguatan ekosistem ekonomi Haji dan Umrah merupakan salah satu program inovasi Ditjen PHU di tahun 2022. Selain itu, ada juga program Sapa Jemaah Masa Tunggu, Transformasi SDM dan Penguatan Tata Kelola Asrama Haji, Manasik Bilingual, serta Penguatan Diplomasi Haji.
***tags: #kementerian agama #umrah #haji #bpkh #bank indonesia
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI

Kolektivitas Jadi Kunci Kemenangan Satya Wacana Salatiga atas Bali United
22 Maret 2025

Jelang Lebaran, Bupati Sragen Tinjau Harga dan Stok Barang di Pasar Bunder
22 Maret 2025

Menhub Tinjau Pelabuhan Indah Kiat sebagai Buffer Zone Pelabuhan Merak
22 Maret 2025

Polres Sragen Siapkan 700 Personel Gabungan untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2025
22 Maret 2025

Baznas Sragen Gelar Pengajian Ramadan Bertajuk "Membasuh Luka Palestina"
22 Maret 2025

Razia Hunian Napi, Petugas Gabungan Lapas Semarang Temukan Sejumlah Benda Terlarang
22 Maret 2025

Empat Kapolres di Jawa Tengah Resmi Berganti, Berikut Rinciannya
22 Maret 2025

Pergub Pesantren Jateng Siap Diterapkan, Tinggal Menunggu Persetujuan Gubernur
22 Maret 2025

Tantangan RUU KUHAP dan Potensi Konflik Kewenangan dalam Penegakan Hukum
22 Maret 2025

Tragedi Maut: Bus Jemaah Umrah Indonesia Terbakar di Arab Saudi, Enam WNI Tewas
21 Maret 2025