Alhamdulilah! Kini Ada Rumah Mualaf di Kota Semarang

Para mualaf juga dapat berinteraksi dalam majlis kajian yang diselenggarakan berkala.

Senin, 21 Februari 2022 | 10:55 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Para mualaf di Kota Semarang akhirnya benar-benar memiliki sebuah rumah mualaf. Tidak hanya sekedar nama dan program-program saja, konsep rumah mualaf ini nyata berwujud dalam sebuah bentuk bangunan fisik dengan sebutan Rumah Muallaf Kota Semarang.

Bangunan gedung berlantai dua ini terletak di perumahan permata Puri Semarang. Belum diresmikan, tempat itu langsung dimanfaatkan perdana untuk para mualaf dalam kemasan Ta`aruf dan Pembinaan Muallaf Kota Semarang.

BERITA TERKAIT:
Pulang Main Game Online, Remaja di Semarang Malah Jadi Korban Pembacokan
Bandara Semarang Raih Predikat Gold Sertifikasi Greenship New Building
Terungkap! Ini Identitas Korban Tewas Kecelakaan Truk Pertamina di Tanah Putih Semarang
PT Pertamina Benarkan Truknya Alami Kecelakaan di Tanah Putih Semarang, Usai Suplai SPBU Tembalang
Kecelakaan Truk Pertamina di Tanah Putih Semarang, Saksi: Mesin Diesel Sempat Mati

Terlihat beberapa mualaf dari beberapa tempat di kota Semarang aktif berinteraksi dalam kegiatan yang juga dihadiri ketua mualaf Centre Jawa Tengah sekaligus ketua PCNU Kota Semarang, KH Anasom.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Semarang, Prof KH Erfan Soebahar, menyebut bahwa setelah menjadi mualaf maka semuanya adalah saudara. Sehingga, menurutnya semuanya harus saling mensupport, baik secara moril maupun.

"Silahkan jika perlu bertanya, perlu apa-apa dikomunikasikan dengan yang ada disini," tegas Erfan Soebahar.

Pihaknya beserta semua pengurus rumah mualaf membuka pintu selebar-lebarnya jika ada mualaf yang membutuhkan pendampingan, baik itu pendampingan bimbingan keislaman maupun hal-hal lainnya.

“Rumah Muallaf Kota Semarang disebut bisa menjadi rumah kedua atau basecamp bagi para mualaf di kota Semarang,” jelasnya.

Ketua Rumah mualaf Kota Semarang H Nur Fuad menjelaskan bahwa ditempat ini telah dikonsep secara terstruktur program-program untuk mualaf. Para mualaf diharapkan dapat aktif mengikuti pendampingan dengan pendamping yang benar-benar kompeten.

"Disini ada kajian keislaman dan tahfidz Qur'an yang memiliki nasab keilmuan yang jelas," tegas H Nur Fuad.

Selain itu, para mualaf juga dapat berinteraksi dalam majlis kajian yang diselenggarakan berkala. Rumah mualaf Kota Semarang, kata dia, merupakan sinergitas layanan umat antara MUI Kota Semarang dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang.

Ketua Baznas Kota Semarang, H Arnas Agung Andrarasmara mengajak semua pihak terlibat dalam program semacam ini.

"Saat ini semuanya harus bersinergi, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri," tegasnya. 

Rencananya, dalam waktu dekat ini, Rumah mualaf ini bakal diresmikan oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi.


tags: #semarang #majelis ulama indonesia #mualaf

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI