Distribusikan Minyak Goreng, Bupati Kudus: Kedepan Tidak Ada Kelangkaan Minyak Goreng

Hartopo berharap agar ke depan tidak ada kelangkaan minyak goreng.

Senin, 07 Maret 2022 | 21:37 WIB - Ragam
Penulis: Zain . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Kudus - langkanya minyak goreng menjadi permasalahan yang pelik akhir akhir ini, terutama di kabupaten kudus. Banyak masyarakat dikudus yang mengeluhkan kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng

Dinas perdagangan (disdag) kabupaten kudus mengungkapkan kelangkaan ini terjadi karena setiap ada minyak goreng yang baru datang langsung diborong oleh para pedagang sehingga ketersediaan minyak goreng menjadi kosong.

BERITA TERKAIT:
Distribusikan Minyak Goreng, Bupati Kudus: Kedepan Tidak Ada Kelangkaan Minyak Goreng
Bupati Kudus Sebut Banyak Warganya Terpapar Covid-19 karena Berkeliaran di Supermarket
Berempati, Hartopo Beri Dukungan Moral dan Bantuan untuk Alwi
Satu Kasus Omicron Terdeteksi di Kudus, Bupati; Pasien sudah meninggal
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Bupati Kudus : Tolong Warga Lebih Disiplin

"barang datang langsung diangkut oleh bakul, sehingga di pasar terus kondisinya selalu kosong," jelas Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti kepada wartawan ditemui di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (7/3).

Dari kondisi tersebut juga ditemukan ada minyak goreng di pasaran yang mengalami kenaikan harga. Harga minyak di pasaran tembus di angka Rp 20 ribu per liternya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian sehingga perlu dilakukan distribusi minyak goreng ke desa desa sampai kondisi normal.

"10 desa pertama merupakan permintaan pihak desa. Pihaknya akan terus melakukan distribusi sampai kondisi kembali normal. Ungkap Sudiharti selaku Kepala Dinas Perdagangan Kudus

"satgas selama ini terus memantau pergerakan minyak goreng di pasar," Imbuh sudiharti.

Pada kesempatan ini Bupati Kudus Hartopo mengatakan Pemkab Kudus berkomitmen agar masyarakat dapat mengakses minyak goreng dengan mudah. minyak goreng yang akan didistribusikan akan dijual dengan harga 14 ribu per liternya.

Hartopo mengungkapkan "distribusi tersebut akan terus dilakukan hingga menjangkau seluruh desa,".

"Selanjutnya, pendistribusian minyak goreng diserahkan pemerintah desa," imbuh Hartopo.

Hartopo meminta agar desa obyektif dalam membagi minyak goreng terutama bagi masyarakat kurang mampu. 

Hartopo berharap agar ke depan tidak ada kelangkaan minyak goreng. Apalagi saat ini menjelang bulan puasa.


tags: #bupati kudus #hartopo #minyak goreng

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI