MUI Jatim Sebut Vaksin Booster Tak Batalkan Puasa

Warga muslim di Jatim khususnya yang sedang berpuasa di bulan Ramadan tidak perlu khawatir pasalnya vaksin Booster itu tidak membatalkan puasa.

Minggu, 27 Maret 2022 | 13:59 WIB - Kesehatan
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Surabaya - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) menyebut bahwa vaksin penguat atau booster tak membatalkan puasa. Oleh karena itu, MUI Jatim meminta warga tidak khawatir bila ingin mendapatkan vaksinasi saat sedang berpuasa di Bulan Ramadan.

Ketua Komisi Fatwa MUI Jatim Ma’ruf Khozin, mendukung upaya pemerintah mempercepat vaksinasi booster saat bulan Ramadan. Ini dilakukan agar kerinduan umat muslim untuk melakukan mudik bisa dilakukan tanpa harus berbenturan aturan. Karena seperti diketahui pemerintah membolehkan warga mudik asalkan sudah mendapat vaksin lengkap plus booster.

BERITA TERKAIT:
Capaian Vaksin Booster di Batang Baru 17,95 Persen, Dinkes: Kesadaran Masyarakat Mulai Berkurang 
Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Pemkot Solo Siapkan 60 Petugas
Disnakan Sragen Sebut Vaksinasi PMK Belum Bisa Dilakukan 100 Persen
Launching Vaksin PMK, Bupati Karanganyar Berharap Semua Sapi Sehat
Muncul Ratusan Kasus PMK, DKPP Klaten Mulai Vaksinasi Sapi Sehat

“Maka ketika ada upaya mempercepat, ya, tentu kami dukung. Nanti umat islam yang umroh itu, kan, juga butuh vaksin. Mumpung negara kasih gratis, ya, kita manfaatkan. Daripada nanti milih ndak vaksin, kalau vaksin (gratis) dihentikan, mau umroh malah bayar,” tuturnya, Jumat (25/3/2022).

“Jadi monggo (silakan) Menkes, Menhub mendorong percepatan booster. Kami menyambut baik, dan mari bersama melakukan percepatan vaksinasi booster saat Ramadan,” ujarnya.

Dalam hal ini, dia juga meminta warga tidak perlu khawatir atau ragu untuk menjalani suntikan vaksin Covid-19 saat bulan Ramadan. “Jadi kami harap umat Islam tetap vaksin sebab di negara Islam lain dipakai. Baik di Arab Saudi, Mesir. Itu tidak membatalkan selama ibadah puasa,” terangnya.

Bagi warga muslim di Jatim khususnya yang sedang berpuasa di bulan Ramadan, tidak perlu khawatir pasalnya vaksin booster itu tidak membatalkan puasa. Ma’ruf menjelaskan, suntikan vaksin Covid-19 baik dosis pertama, kedua, maupun dosis ketiga atau booster tidak menyebabkan puasa batal. Sebab, ia menyebut dosis vaksin tidak akan sampai masuk ke perut.

“Jadi yang membatalkan puasa itu kalau sampai masuk ke perut. Tapi kalau masuk ke daging itu enggak sampai. Kecuali infus ke saluran pembuluh darah itu masuk ke perut kalau suntik booster enggak sampai,” tukasnya.


tags: #vaksin #booster #majelis ulama indonesia #mui jatim

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI