Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Gelar Pelatihan Gawat Darurat

Yahya Yoelami mengatakan pihaknya memiliki tugas utama sebagai institusi publik yang menjaga perlindungan.

Kamis, 31 Maret 2022 | 07:35 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, KlatenJasa Raharja Jawa Tengah menggelar pelatihan penanganan gawat darurat korban kecelakaan lalu lintas bagi relawan Klaten di Hotel Grand Tjokro, Rabu (30/3/2022). Kegiatan ini sebagai langkah pengurangan resiko dan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, kegiatan ini juga digelar agar terciptanya sinergi dalam penanganan korban lalu lintas.

Bupati Klaten Sri Mulyani saat membuka pelatihan tersebut mengatakan kecelakaan lalulintas sering terjadi karena padatnya kendaraan. Pelatihan yang digelar Jasa Raharja ini menjadi evaluasi bagi pemerintah dan pihak terkait untuk memberikan perhatian lebih untuk menekan angka kecelakaan, khususnya di Kabupaten Klaten.

BERITA TERKAIT:
Santunan Kecelakaan Rp 50 Juta Raib Dijambret, Sugeng Warga Demak Kembali Tertimpa Musibah
Korban Kecelakaan Bus Handoyo akan Terima Santunan hingga Rp50 Juta
Sosialisasi Tertib Pajak, Petugas Gabungan di Semarang Bagikan Mug Cantik pada Pengguna Jalan
Angka Kecelakaan Lalu Lintas pada Masa Mudik 2023 Turun
Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Tol Batang-Semarang

kecelakaan sering terjadi karena kepadatan kendaraan, jadi kita sebagai pengguna jalan juga perlu berhati-hati saat berkendara. Saya juga sangat mengapresiasi pihak terkait yang selama ini telah bekerja sama dengan pemerintah Klaten dalam menjaga keamanan para pengendara,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Jasa Raharja Jawa Tengah, Yahya Yoelami mengatakan pihaknya memiliki tugas utama sebagai institusi publik yang menjaga perlindungan dasar bagi masyarakat ketikan mengalami kecelakaan. Pelatihan ini merupakan salah satu langkah antisipasi resiko kecelakaan lalulintas.

“Tingginya angka kecelakaan lalulintas yang melibatkan generasi muda menimbulkan dampak domino, termasuk kemiskinan. Oleh karena itu, Jasa Raharja telah melakukan beberapa langkah antisipasi yaitu dengan gencar melakukan sosialisasi, bekerjasama dengan pihak kepolisian, memasang rambu-rambu, hingga melakukan mudik gratis untuk meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi. Ini sangat bermanfaat untuk meminimalisir fatalitas penanganan korban kecelakaan,” sambungnya.

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 30 orang, terdiri dari 15 orang kepala desa dan 15 orang relawan desa. Adapun tujuan dari pelatihan tersebut antara lain terciptanya sinergi dalam penanganan korban lalulintas dan santunan korban; memberikan edukasi masyarakat; terciptanya percepatan informasi; serta juga sebagai langkah pengaktifan kembali program kampung disiplin lalulintas.

***

tags: #jasa raharja #kecelakaan #bupati klaten sri mulyani

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI