Pria yang ancam patahkan leher Bobby Nasution. (Foto; Istimewa)

Pria yang ancam patahkan leher Bobby Nasution. (Foto; Istimewa)

Ogah dengan Sistem E-Parking, Pemuda di Medan Ancam Patahkan Leher Walikota Bobby Nasution

"Saya diancam dan dijepit jendela mobil kemudian diseret. Saya laporkan langsung malam harinya Sabtu malam kemarin," kata Anugerah yang ditemui terpisah.

Selasa, 26 April 2022 | 10:33 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Medan - Seorang pengendara mobil ogah membayar parkir dengan sistem e-parking mengancam akan mematahkan leher Wali Kota Medan Bobby Nasution. Orang tersebut kemudian ditangkap polisi. 

Pengendara bernama Rizkan Putra (27) warga Takengon itu diboyong ke Polrestabes Medan, Senin (25/4). Di Polrestabes Medan, Rizkan lantas memohon maaf kepada Bobby Nasution karena mengancam mematahkan lehernya. Pria itu mengira Bobby merupakan bos dari juru parkir yang dibentaknya.

BERITA TERKAIT:
PDIP Siapkan Ahok Maju di Pilgub Sumut, Jadi Penantang Bobby
Jokowi Anugerahi 15 Kepala Daerah Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, Diantaranya Gibran dan Bobby 
Bobby Nasution Menantu Jokowi Dirumorkan Selingkuh dengan TikToker Clara Wirianda, Benarkah? 
Delapan Pengungsi Rohingya Punya KTP Medan, ASN yang Terlibat akan Disanksi Berat 
Delapan Imigran Rohingya Diamankan Polisi di NTT, Punya KTP Medan 

"Saya mohon maaf sebesarnya kepada Pak Bobby. Saya tidak tahu, saya pikir Pak Bobby itu bos tukang parkirnya. Kepada tukang parkir juga saya minta maaf. Saya memang tidak tahu. Saya mohon dimaafkan," katanya.

Mendengar hal itu Bobby mengaku telah memaafkan.

"Sebelum minta maaf pun ya saya sudah maafkan. Cuma yang kita sayangkan adalah aksi kurang terpuji kepada Jukir kita yang sedang bertugas," kata Bobby.

Polisi menangkap pengendara tersebut di Tol Langkat saat hendak pulang kampung. Personel Polsek Medan Kota menangkapnya setelah menerima laporan dari korban yakni Anugerah Ihsan, petugas e-parking yang bertugas di Jalan Rahmadsyah Kecamatan Medan Kota dan sekitarnya.

"Memang atas inisiatif saya sendiri melaporkan pengendara mobil itu. Karena saya diancam dan dijepit jendela mobil kemudian diseret. Saya laporkan langsung malam harinya Sabtu malam kemarin," kata Anugerah yang ditemui terpisah.

Diketahui, video seorang pria yang menolak membayar uang parkir melalui e-parking viral di media sosial. Pria tersebut juga mengancam akan mematahkan leher Wali Kota Medan, Bobby Nasution karena membuat program parkir elektronik.

Dalam video yang beredar, peristiwa itu terjadi di Jalan Rahmadsyah Kelurahan Masjid Medan Kota pada Sabtu (23/4). Saat itu, petugas e-parking meminta biaya parkir mobil Xenia BL 1242 AK yang dikemudian pria itu.

Pria berkaos putih yang tengah berada di dalam mobil itu marah-marah. Ia menolak membayar biaya parkir dengan menggunakan e-parking.

"Kau panggil bos kau ke mari, " ucap pria yang belakangan diketahui bernama Rizkan Putra.

Petugas e-parking menjelaskan kepada pria tadi bahwa membayar biaya parking harus melalui e-parking sesuai program Wali Kota Medan Bobby Nasution.

"Bang, emang disuruh parkir begitu. Ini yang nyuruh Pak Bobby," ujar petugas itu.

Namun pria tadi tetap menolak membayar melalui e-parking. Dia marah-marah sampai menyebut ingin mematahkan leher Bobby Nasution.

"Kau panggil Pak Bobby kemari. Biar ku patahkan batang leher Pak Bobby sekalian. Bukan kau aja yang ku patahkan batang lehernya," sebut pria tersebut.

***

tags: #bobby nasution #medan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI