Bikin Heboh! Pelajar di Kendal Ini Minta Maaf Ke Polisi Setelah Rekayasa Dirinya Diculik

“Jadi awalnya ibu korban mendapatkan pesan suara dari anaknya melalui HP bahwa dikejar-kejar orang tidak dikenal,” terang Kasat Reskrim Polres Kendal.

Kamis, 28 April 2022 | 10:17 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Kendal - Warga Kabupaten Kendal sempat heboh lantaran beredar di media sosial soal kabar penculikan terhadap seorang remaja SMP di Weleri. 

Kasus dugaan penculikan ini diketahui terjadi pada, Sabtu 23 April 2022, setelah ibu korban Kiswati warga Dukuh Krajan Desa Sidomukti RT 02 RW 05 Weleri Kendal melaporkan anaknya bernama Riski Amelia pelajar SMP NU 01 Muallimin tidak kunjung pulang dari sekolah. Ibu korban juga sempat mendapat kiriman pesan suara lewat Whatsapp berisi permintaan tolong karena dikejar orang tak dikenal. 

BERITA TERKAIT:
Pulang Main Game Online, Remaja di Semarang Malah Jadi Korban Pembacokan
Hendak Tawuran, Tujuh Remaja Diamankan Polisi
Fenomena Citayam Fashion Week: Lenggak-lenggok di Zebra Cross, Semua Orang Boleh Jadi Model 
Orangtua Wajib Tau! Satu dari Tiga Anak Merasa Tak Aman di Sekolah 
Terlalu Kencang Kendarai Motor, Remaja 14 Tahun di Klaten Tewas Tabrak Truk Mogok

“Jadi awalnya ibu korban mendapatkan pesan suara dari anaknya melalui HP bahwa dikejar-kejar orang tidak dikenal,” terang Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Daniel A Tambunan, Kamis 28 April 2022.

Tidak lama kemudian korban juga mengirim pesan suara ke saudaranya yang masih pelajar yang mengatakan bahwa dibawa ke sawah-sawah arah sukorejo.

Keesokan harinya korban Riski Amelia bahkan sempat membuat status WhatsApp yang bertuliskan, "Tulungi mbaan sng daerah sukorjonan aku digowo wong 2 mobil hitam mbak tulungiii wonge nganggo jaket mbek katok levis mbaan ya Allah tulungi wedi aku nek tekan tak sharelock nek rak dijukok hpne (Tolongi mohon yang daerah sukorejo saya dibawa 2 orang mobil hitam mohon tolongi orangnya pake jaket sama celana levis mohon ya Allah tolong saya takut kalau sampai tak share loc kalau tidak diambil handphone nya)."

Dari aduan ini polisi kemudian melakukan penyelidikan karena banyak kejanggalan dari dugaan penculikan ini. Hasil pemeriksaan dan penyelidikan polisi akhirnya menemukan titik terang, dan terbukti bahwa dugaan penculikan ini hanya rekayasa dari korban sendiri.

“Kita lakukan penyelidikan dan berhasil menemukan korban Riski Amelia di rumah temannya. Dari pemeriksaan korban mengakui jika penculikan yang diinformasikan ke keluarga dan ramai di media sosial hanya rekayasa saja,” jelas kasat.

Korban membuat rekayasa bahwa dirinya diculik oleh dua orang dan dibawa ke sukorejo, padahal korban sengaja pergi ke rumah temannya dan merekayasa penculikan agar tidak dimarahi oleh ibunya.

Sementara itu, Riski Amelia yang dijemput petugas di rumah temannya dan dimintai keterangan, mengaku minta maaf atas kejadian ini. Dalam video permintaan maaf pelajar SMP ini mengaku, bahwa kejadian penculikan tersebut adalah rekayasa dirinya.

Didampingi sang ibu, Riski Amelia mengaku mengarang cerita bahwa dirinya diculik agar bisa pergi dari rumah tanpa dimarahi ibunya.

“Berita bahwa saya diculik adalah rekayasa saja, saya sengaja pergi dari rumah untuk mencari pekerjaan dan dengan rekayasa ini dibuat agar saya tidak dimarahi saat pulang ke rumah. Dengan ini saya mohon maaf kepada semuanya karena membuat heboh,” terangnya.


tags: #remaja #kendal #diculik #polres kendal

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI