Indonesia Kirim 3 Ton Bantuan Obat dan Alkes untuk Sri Lanka
“Dengan semangat kemanusiaan dan solidaritas sebagai negara sahabat, Indonesia bermaksud menyerahkan bantuan kesehatan untuk Pemerintah dan masyarakat Sri Lanka."
Kamis, 28 April 2022 | 21:24 WIB - Internasional
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Kolombo - Krisis yang tengah melanda Sri Lanka berdampak pada kelangkaan obat dan alat-alat kesehatan. Pemerintah Indonesia merespon dengan mengirimkan 3 ton lebih Bantuan kemanusiaan.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha dan diterima oleh Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia dan ASEAN Yasoja Gunasekera di Gedung Gapura, Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Kamis (28/4).
BERITA TERKAIT:
Buron 2 Tahun, Pelaku Pemerkosaan di Pekalongan Ditangkap Setelah Kabur ke Sri Lanka
Enam Gajah Mati Akibat Insiden Tabrakan Kereta Api di Sri Lanka
Angkatan Laut Sri Lanka Selamatkan Lebih dari 100 Pengungsi Rohingya yang Terombang-ambing di Samudera Hindia
Sri Lanka Bangkrut , Lima Negara Lain Pernah Alami Hal Serupa
Indonesia Kirim 3 Ton Bantuan Obat dan Alkes untuk Sri Lanka
“Dengan semangat kemanusiaan dan solidaritas sebagai negara sahabat, Indonesia bermaksud menyerahkan Bantuan kesehatan untuk Pemerintah dan masyarakat Sri Lanka,” kata Sekjen Kunta.
Sekjen menjelaskan dalam proses pengumpulan donasi kemanusiaan, Kemenkes menjalin komunikasi intens dengan Kementerian Luar Negeri, Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia, WHO Indonesia dan 9 perusahaan farmasi yakni PT. Dexa Medica Group, PT Bernofarma, PT Global Onkolab Farma (Kalbe Group), PT CKD Otto, PT. Jayamas, PT. Safelock, PT Ocean Medika, PT. Bara Sehat Jaya dan PT. Triton Manufactures. Berkat Bantuan program CSR dari kesembilan perusahaan tersebut, total donasi yang berhasil terkumpul senilai 22,1 miliar terdiri dari 11 item obat dan 8 item alat kesehatan.
“Atas donasi dan kerjasama dari seluruh pihak yang terlibat, Bantuan donasi ini bisa diterima hari ini untuk selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Sri Lanka,” sebut Sekjen Kunta.
Dikatakan Sekjen, Bantuan tersebut dikirim dalam 2 kloter menggunakan pesawat kargo dari Bandara Soekarno-Hatta. Kloter pertama diberangkatkan mulai hari ini (28/4) dengan total berat 1.284 kg (1,2 ton) terdiri dari 8 item obat sitostatika dan 6 item alat kesehatan, senilai Rp4.527.331.397. Adapun rencananya kloter kedua akan diberangkatkan tanggal 8 Mei 2022 dengan total berat 1.834 kilogram (1,8 ton) terdiri dari 2 item obat sitostatika, 1 suplemen untuk pasien kanker, dan 2 item alat kesehatan senilai Rp17.628.620.848.
Mengingat jenis barang yang dikirimkan, Kemenkes memastikan seluruh proses pengiriman aman karena telah sesuai dengan standar pengiriman barang ke luar negeri.
“Untuk menjaga mutu dan keamanan obat selama perjalanan, telah dilakukan packaging sesuai standar pengemasan untuk ekspor obat dan alat kesehatan serta dilengkapi dokumen-dokumen lengkap yang diperlukan,” terangnya.
Sekjen mengungkapkan Bantuan yang dikirimkan Indonesia kepada Sri Lanka hari ini merupakan wujud hubungan baik dan erat antara dua negara. Indonesia dan Sri Lanka sendiri telah menjadi mitra strategis sangat lama, yang mana di tahun 2022 ini telah memasuki usia 70 tahun.
Hubungan keduanya terus terjalin erat dan semakin kuat sampai saat ini. Untuk itu, sebagai negara sahabat sekaligus mitra strategis Indonesia, Sekjen berharap Bantuan yang diserahkan Indonesia hari ini, bisa membantu memenuhi kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan di Sri Lanka.
“Semoga Bantuan ini bisa membantu mengurangi beban saudara-saudara kita di Sri Lanka,” harap Sekjen Kunta.
Mewakili Pemerintah Sri Lanka, Yasoja Gunasekera menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemerintah, masyarakat dan sektor swasta di Indonesia terhadap situasi dan kondisi yang kini sedang dihadapi Sri Lanka. Menurutnya Bantuan kemanusiaan ini merupakan refleksi dari kuatnya hubungan antara Indonesia dan Sri Lanka yang telah terjalin selama 70 tahun ini, yakni saling mengerti situasi dan kondisi masing-masing negara terutama jika salah satunya sedang mengalami masa-masa sulit.
“Dari hati yang paling dalam, saya mengucapkan terima kasih,” pungkas Yasoja.
***tags: #sri lanka #alat kesehatan #bantuan #kementerian kesehatan
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Wali Kota Semarang Harap DPPI Jadi Agen Pancasila di Tengah Kegelapan Ideologi
11 Februari 2026
Gubernur Luthfi: Backlog Rumah di Jateng Berkurang 274.514 Unit Sepanjang Tahun 2025
11 Februari 2026
Polisi Ringkus Komplotan Begal dan Penadah di Penjaringan Jakut
11 Februari 2026
Sopir dan Kernet Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Tangkap Pelaku
11 Februari 2026
Polisi Ringkus Empat Pengedar Narkoba yang Diselundupkan ke Jawa, Sabu 7,9 Kilogram Turut Disita
11 Februari 2026
Bupati Boyolali Serahkan Bulan Dana dan Resmikan Gedung Baru PMI
11 Februari 2026
Bupati Sragen Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026
11 Februari 2026
AS dan Kanada Belum Terkalahkan di Hoki Es Putri Olimpiade Musim Dingin 2026
11 Februari 2026
Bournemouth vs Everton: 10 Pemain The Toffees Kalah 1-2
11 Februari 2026
Kemenag Perkuat Jaminan Produk Halal dengan Konsep Green Halal
11 Februari 2026

