Sebelum Hilang di Hari Pernikahan, Ibu Ranting Delima Cium Gelagat Aneh Gandi Ketika Bahas Mahar

Sebelum tiba-tiba menghilang, ibu Ranting, Retno Dumilah (42) sempat melihat gelagat aneh dari Gandi, yaitu H-3 menjelang pernikahan ketika dilakukan pembehasan mengenai mahar. 

Sabtu, 14 Mei 2022 | 10:38 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Magetan - Pasangan pengantin pernikahan di Magetan, yaitu Gandi Alfian dan Ranting Delima viral lantaran mempelai pria hilang. Karena terlanjur menyebar undangan dan pesta harus terus lanjut, mempelai perempuan harus seorang diri dalam pesta resepsi pernikahannya. 

Sebelum tiba-tiba menghilang, ibu Ranting, Retno Dumilah (42) sempat melihat gelagat aneh dari Gandi, yaitu H-3 menjelang pernikahan ketika dilakukan pembehasan mengenai mahar

BERITA TERKAIT:
Sebelum Hilang di Hari Pernikahan, Ibu Ranting Delima Cium Gelagat Aneh Gandi Ketika Bahas Mahar
Dulu Nikah Bermahar Sandal Jepit dan Air Putih, Kini Si Istri Pilih Selingkuh 

Hanya saja, saat itu Gandi tidak menyinggung tentang keberatannya yang berujung ketidakhadirannya di hari pernikahan. "Betul tiga hari sebelum acara resepsi memang datang membicarakan pernikahan soal mahar dan tidak ada pembatalan nikah," ucapnya.

Resepsi pernikahan Ranting tanpa mempelai pria itu terekam dalam video berdurasi 17 detik yang kemudian diunggah perekamnya ke media sosial hingga viral.

Video itu memperlihatkan bagaimana mempelai wanita berbusana pengantin warna putih berdiri di pelaminan diapit 4 pengiring perempuan berkebaya hitam berkerudung biru.

Tampak juga dua anak perempuan berbusana kebaya berdiri di depan mempelai perempuan. Lalu di sebelah kiri dan kanan pelaminan duduk orang tua kedua mempelai. Tapi tidak terlihat sang mempelai pria

Sang mempelai perempuan di video itu, sama sekali tak menunjukkan raut kebahagiaan di wajahnya. Ia menjalani prosesi pernikahan yang gagal itu tanpa senyum.

Pasangan gagal menikah itu adalah rekan bisnis jual beli degan (kelapa muda) hingga akhirnya witing tresna jalaran saka kulina (tumbuh cinta karena terbiasa).

Kisah cinta Gandi dan Ranting tadinya mulus layaknya pasangan pada umumnya. Keduanya berpacaran setelah sering bersama sebagai partner usaha degan.

"Kenal baru enam bulan jadi partner usaha jual beli degan. Saat mengurus berkas pernikahan di KUA (juga) berdua," kata si mempelai wanita, Ranting.

Ranting mengaku tak menduga bakal terjadi musibah di pernikahannya. Ia tak menyangka pernikahan yang dia impikan berakhir bahagia, jadi momen penuh tangis.

"Tidak mengira bahwa acara yang seharusnya bahagia jadi tangisan semua keluarga dan tamu," katanya.

Saat ini, Ranting tinggal bersama ibu, adik dan neneknya. Sementara sang ayah telah pergi tanpa kabar sejak dirinya masih kecil. Pergi tanpa kabar itu kini dia alami sendiri, bahkan sebelum ia menikah dengan Gandi.

Sampai sekarang, keluarga besar Gandi Alfian tengah mencari keberadaannya. Di hari akad dan resepsi pernikahan di Magetan yang harusnya berlangsung lancar, orang tua Gandi yang hadir mengaku tidak tahu ke mana perginya anaknya.


tags: #mahar #pernikahan di magetan #mempelai pria hilang #gandi alfian #ranting delima

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI