Viral Pernikahan di Jepara, Meriah dengan Konsep Tarian India 

Suaminya, Umer Ghulam Muhammad (34) yang asli Pakistan memilih pakai tradisi negara asalnya.

Jumat, 20 Mei 2022 | 14:12 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jepara - Sebuah pernikahan di Jepara menggegerkan dunia maya sebab prosesi lamaran menggunakan tradisi India-Pakistan. Video prosesi lamaran yang digelar di Desa Sumanding, Kecamatan Kembang, Jepara

Acara lamaran itu digelar Minggu (15/5/2022). Perempuan yang sedang bergembira itu adalah Ana Zunita (25), warga yang tinggal di RT 18 RW 5 desa setempat.

BERITA TERKAIT:
Gadis di Jepara Berjalan Kaki 22 Kilo untuk Lapor Polisi Dirinya Diperkosa Ayah Tirinya
Pemuda di Jepara Tewas Terlindas Truk, Teman Korban: Mau Antar Berkas ke KUA 
Tambak Diterjang Banjir Rob, Pembudi Daya Ikan di Rembang Alami Kerugian Sampai Rp130 Juta 
Gudang Penyimpanan Spare Part dan Genset di Jepara Terbakar  
Pj Bupati Minta Ika Smansara Ikut Berkontribusi Bangun Jepara

Ana tak menyangka, acara sakral itu menjadi perbincangan dan viral di jagat maya. Bahkan, jumlah pengikut di instagramnya langsung bertambah dua ribu dalam sehari.

“Saya juga enggak nyangka bisa sampai kaya gini (viral, red). Ramai banget. Follower instagram itu nambah dua ribu dalam sehari,” kata Ana. 

Diceritakan, Ana ingin pernikahannya menggunakan tradisi Jawa modern. Namun, suaminya, Umer Ghulam Muhammad (34) yang asli Pakistan memilih pakai tradisi negara asalnya.

“Semua konsep saya yang bikin. Tapi saya memadupadankan antara Pakistan sama Indonesia. Sebenarnya konsepnya modern, tapi saya padupadankan ala-ala India,” kata perempuan asli Desa Sumanding itu.

Sebelumnya, konsep pernikahan seperti itu selalu menjadi impian Ana. Ia pun harus mengurus sendiri semua kebutuhan untuk acara itu. Ana pun tak mempermasalahkannya.

“Konsep semua saya sendiri. Aku cari-cari lagu (India) sendiri. Aku padukan dengan dance. Aku cari penari di sekitar sini dari Sanggar Keling. Koreo-koreonya aku cariin, mereka tinggal dance,” imbuh Ana. 

Saat prosesi lamaran, ada sekitar 60 keluarga mempelai pria asli dari Pakistan. Mereka semua mengenakan pakaian ala Pakistan. Hanya saja, seserahan lamaran masih seperti umumnya masyarakat setempat.

Ketika keluarga besan tiba, lanjut Ana, masyarakat sekitar terkaget-kaget. 

Sebab, dirinya pun tak memberitahukan kepada para tetangganya kalau akan ada prosesi lamaran dengan adat Pakistan. 

Bahkan, keluarga intinya pun tidak sepenuhnya diberitahu terkait konsep tersebut. 


tags: #jepara #pernikahan #india

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI