Kini Terjadi, Ternyata Tahun Lalu Megawati Sudah Ingatkan Ganjar Soal Antisipasi Banjir Rob 

Ganjar kata Megawati dicalonkan sebagai kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk menangani permasalahan di Jawa Tengah.

Rabu, 25 Mei 2022 | 14:22 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ternyata tahun lalu sudah menyentil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo perihal permasalahan banjir rob yang saat ini melanda wilayah Semarang dan beberapa daerah sekitarnya. 

Megawati meminta Ganjar untuk waspada potensi banjir rob di wilayah Semarang

BERITA TERKAIT:
Ingatkan Kader yang Mulai Manuver Capres, Megawati: Keluar Saja Deh daripada Saya Pecat 
DPRD Jateng: Pemprov Belum Optimal Koordinasikan Pengentasan Kemiskinan
Elite PDIP: Ganjar Kemlinthi dan Kelewat Batas
Kini Terjadi, Ternyata Tahun Lalu Megawati Sudah Ingatkan Ganjar Soal Antisipasi Banjir Rob 
Ganjar Pranowo Ceramah di UGM, Jamaah Bentangkan Spanduk Save Wadas, Netizen; Ingetin Terus Mungkin Bapak itu Lupa

Sentilan itu diungkapkan Megawati saat memberikan arahan dalam Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Baguna DPP PDI Perjuangan sekaligus Peluncuran Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi secara virtual, Rabu (4/8/2021).

Sebelum menegur, Megawati tampak mencari-cari Ganjar yang ternyata masih mengikuti acara tersebut. Megawati pun mengingatkan potensi banjir rob akibat kenaikan air laut.

"Kan ada istilah rob lah. Kalau udah di-omongin enggak percaya juga ya saya enggak tahu ya. Tadi saya sekilas lihat Pak Ganjar. itu kalau masih mendengarkan saya, nah iki," ujar Megawati saat melihat video Ganjar di layar utama. 

Sejak awal, Megawati sudah mengingatkan Ganjar perihal potensi banjir rob di Semarang dan tata kelola pelabuhan Semarang. Terlebih Ganjar kata Megawati dicalonkan sebagai kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk menangani permasalahan di Jawa Tengah.

"Itu kan dari awal kamu saya jadikan (dicalonkan sebagai) Gubernur Jawa Tengah kamu kan sudah pernah ngomongin toh urusan pelabuhan Semarang dan sebagainya," kata dia.

Bahkan ia menyinggung prediksi yang diungkapkan Presiden Amerika Serikat Joe Biden bahwa Jakarta akan tenggelam dalam 10 tahun. Karena itu, Megawati menekankan pentingnya antara koordinasi pusat dan daerah dalam mitigasi bencana.

"Gimana tuh Semarang? Karena saya bilang, mengko yen wes enek rob nangis melulu (nanti kalau sudah ada banjir rob entar nangis). Enggak dah. Tetapi kan ndak bisa. Kalau nanti kewenangan daerah,hanya sampai di situ saja. Berarti koneksitasnya harus sama pusat itu kan yang tadi saya bilang, seluruh pemegang kewenangan di republik ini ayo," kata Megawati.  

Sementara Ganjar tampak di layar zoom, merespon dengan senyuman terkait antisipasi banjir rob

Seperti diketahui banjir rob menerjang Pelabuhan Tanjung Emas sejak Senin sore (23/5). Tidak hanya Kota Semarang, banjir rob juga merendam beberapa wilayah di Demak, Kendal, Pekalongan dan daerah di sepanjang pantai utara lainnya. 

Di Semarang, ada 8.000 KK yang terdampak. Ketinggian banjir bervariasi bahkan yang terparah mencapai dua meter. 

BMKG mengungkapkan banjir rob tersebut disebabkan oleh fenomena alam puncak pasang tertinggi. Di mana terjadi puncak pasang tertinggi karena posisi jarak bumi dan bulan yang dekat.

Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Ganis Erutjahjo mengatakan pertengahan bulan Mei hingga Juni merupakan puncak pasang tertinggi karena posisi jarak bumi dan bulan yang dekat.

"Pertengahan Mei hingga Juni merupakan puncak pasang tertinggi disebabkan posisi jarak bumi dan bulan relatif dekat dan memicu air pasang tinggi," kata Ganis, Senin (23/5/2022).

Hingga hari ini, Rabu (25/5) banjir rob tampak belum juga surut. 


tags: #ganjar pranowo #semarang #pdi perjuangan #banjir rob #megawati soekarnoputri

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI