Tragedi Penembakan Brutal di SD Texas, Korban Tewas Jadi 18 Anak dan Tiga Dewasa

Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang hingga 28 Mei.

Rabu, 25 Mei 2022 | 15:55 WIB - Internasional
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Jakarta - Jumlah korban penembakan di sekolah dasar (SD) di South Texas, Amerika Serikat, pada Selasa (24/5/2022) bertambah menjadi 18 anak dan tiga dewasa, kata para pejabat setempat. Belakangan diketahui bahwa tersangka penembakan yang merupakan seorang remaja juga dilaporkan tewas dalam kejadian itu.

Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan tersangka pelaku diketahui bernama Salvador Ramos yang masih berusia 18 tahun.

BERITA TERKAIT:
Terungkap! Bekas Tembakan di Rumah Ferdy Sambo Direkayasa agar Terkesan Terjadi Baku Tembak
Kapolri Sudah Kantongi Identitas Pengambil CCTV di TKP Penembakan Brigadir J
Dulu Disebut Sebagai Penembak Jitu, Ternyata Ini Fakta Soal Bharada E
Seorang Prajurit TNI Gugur Tertembak di Lanny Jaya Papua
Breaking News: Lagi, Dua Anggota Polri Tertembak di Jakarta

Saat konefernsi pers, Abbott menyebutkan ada 14 anak dan satu guru yang tewas dalam penembakan massal itu.

Namun, Senator Texas Roland Gutierrez mengutip kepolisian Texas Rangers sebagai sumber informasi kemudian mengatakan bahwa jumlah korban tewas meningkat menjadi 18 anak dan tiga dewasa.

Motif penembakan massal itu, yang terjadi di Robb Elementary School di Kota Uvalde, Texas, belum diketahui.

Salvador Ramos, kata Abbott, tampaknya tewas terbunuh oleh para petugas kepolisian yang menangani insiden di lokasi. Dua polisi juga terluka terkena tembakan, namun Gubernur mengatakan kedua petugas itu tidak mengalami luka berat.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang hingga 28 Mei sampai waktu matahari terbenam untuk memperingati tragedi di Uvalde tersebut.

penembakan pada Selasa itu terjadi hanya berselang 10 hari setelah 10 orang tewas dalam serangan di Buffalo, New York, kawasan yang ditinggali mayoritas penduduk kulit hitam.

Serangan maut di Buffalo itu, menurut pihak berwenang, dilakukan oleh seorang remaja pria berusia 18 tahun dengan menggunakan senapan serbu.


tags: #penembakan #texas #joe biden #salvador ramos

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI