Sosok Salvador Ramos, Pelaku Penembakan di Texas yang Tewaskan 21 Orang

Petugas menemukan salah satu senapan di truk Ramos, yang lain di sekolah.

Kamis, 26 Mei 2022 | 15:24 WIB - Internasional
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Jakarta - Seorang pria bersenjata berusia 18 tahun membunuh 19 anak dan dua guru di sebuah sekolah dasar Texas pada hari Selasa, kata pejabat setempat. Tersangka yang kemudian diidentifikasi sebagai Salvador Ramos, tewas ditembak seorang agen Patroli Perbatasan yang bergegas masuk ke sekolah tanpa menunggu bantuan.

Serangan itu terjadi di Sekolah Dasar Robb di kota Uvalde yang sangat Latin, terletak sekitar 85 mil sebelah barat San Antonio. Peristiwa penembakan dinilai paling mematikan di sebuah sekolah AS sejak seorang pria bersenjata membunuh 20 anak-anak dan enam orang dewasa di Sandy Hook Elementary di Newtown, Connecticut, pada Desember 2012.

BERITA TERKAIT:
Terungkap! Bekas Tembakan di Rumah Ferdy Sambo Direkayasa agar Terkesan Terjadi Baku Tembak
Kapolri Sudah Kantongi Identitas Pengambil CCTV di TKP Penembakan Brigadir J
Dulu Disebut Sebagai Penembak Jitu, Ternyata Ini Fakta Soal Bharada E
Seorang Prajurit TNI Gugur Tertembak di Lanny Jaya Papua
Breaking News: Lagi, Dua Anggota Polri Tertembak di Jakarta

Usai peristiwa itu, Gubernur Greg Abbott mengatakan Ramos, seorang penduduk komunitas sekitar 85 mil (135 kilometer) barat San Antonio, tidak memiliki riwayat kriminal atau kesehatan mental yang diketahui.

“Tetapi sekitar 30 menit sebelum pertumpahan darah, Ramos membuat tiga posting media sosial,” kata Abbott Dilansir dari Fox News, Kamis (26/5).

Menurut gubernur, Ramos memposting bahwa dia akan menembak neneknya, kemudian dia menembak wanita itu, dan akhirnya dia akan menembak sebuah sekolah dasar.

Instagram mengonfirmasi kepada The Associated Press bahwa pihaknya bekerja sama dengan penegak hukum untuk meninjau akun tersebut tetapi menolak untuk menjawab pertanyaan tentang postingan tersebut. Penyelidik juga mencari akun di TikTok, mungkin milik penembak, dengan profil yang berbunyi: "Kids be fear IRL," sebuah akronim yang berarti "dalam kehidupan nyata." Profil tidak bertanggal.

Direktur Departemen Keamanan Publik Texas Steve McCraw mengatakan penyelidik belum tahu mengapa Ramos menargetkan sekolah itu. "Kami tidak melihat motif atau katalis saat ini," katanya.

Menurut pengarahan yang diberikan kepada anggota parlemen, petugas menemukan salah satu senapan di truk Ramos, yang lain di sekolah. Ramos mengenakan rompi taktis, tetapi tidak memiliki pelat pelindung tubuh di dalamnya. Dia juga menjatuhkan ransel berisi beberapa majalah penuh amunisi di dekat pintu masuk sekolah.

Pada Selasa (24/5) pagi, Ramos menembak dan melukai neneknya di rumahnya, lalu pergi. Tetangga menelepon polisi ketika dia terhuyung-huyung ke luar dan mereka melihat dia telah ditembak di wajahnya, kata juru bicara Departemen Keamanan Publik Travis Considine.

Ramos kemudian menabrakkan truknya melalui pagar di halaman sekolah, dan seorang petugas distrik sekolah Uvalde terlibat baku tembak dengannya dan terluka, kata Considine. Ramos masuk ke dalam dan terjadi baku tembak lagi dengan dua petugas polisi Uvalde yang tiba, yang masih berada di luar, kata Considine. Para petugas tersebut juga menderita luka-luka.

Dillon Silva, yang keponakannya berada di ruang kelas terdekat, mengatakan para siswa sedang menonton film Disney "Moana" ketika mereka mendengar beberapa letusan keras dan peluru menghancurkan jendela.

Beberapa saat kemudian, guru mereka melihat penyerang melangkah melewati pintu. "Ya Tuhan, dia punya pistol!. Sang guru berteriak dua kali, menurut Silva. Guru bahkan tidak sempat mengunci pintu," katanya.

Petugas penegak hukum mendapat beberapa surat perintah penggeledahan Selasa malam dan mengumpulkan telepon dan catatan lainnya. Penyelidik juga berusaha menghubungi kerabat Ramos dan melacak senjata api.

Pejabat setempat mengatakan bahwa nenek itu selamat dan sedang dirawat, meskipun kondisinya tidak diketahui.


tags: #penembakan #texas #salvador ramos

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI