Seorang Bocah 4,5 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ikan di Magelang

Kolam yang memuat korban meninggal dunia diketahui memiliki kedalam 1,7 meter.

Rabu, 01 Juni 2022 | 10:45 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Magelang - Seorang murid pendidikan anak usia dini (PAUD) berusia 4,5 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kolam ikan yang berada di sekitar sekolahnya di Dusun Kricaan Mesir, Kelurahan Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

Kasihumas Polres Magelang AKP Abdul Muthohir mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (30/05/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

BERITA TERKAIT:
Hendak Bikin Konten, Seorang Youtuber Tewas Tenggelam
Tenggelam di Pantai Kertojayan, Seorang Pemuda Ditemukan Tewas
Lagi Mancing, Seorang Pria Tenggelam di Sungai Kumusik Tegal
Tenggelam di Sungai Serayu Banjarnegara, Remaja 15 Tahun Ditemukan Tewas
Tenggelam di TPI Logending Kebumen, Seorang Nelayan Ditemukan Tewas

"Awal mula kejadian, saat korban  tidak ditemukan selesai jam istirahat di sekolah . Kemudian, dicari oleh saksi pertama (pengajar di PAUD)  di sekitaran lingkungan sekolah. Ternyata, korban sudah ditemukan dalam keadaan mengapung di kolam ikan di sebelah sekolah PAUD itu," kata Abdul.

Ia menambahkan, setelah ditemukan terapung saksi pertama  memanggil saksi kedua yang juga sama-sama pengajar untuk mengangkat korban.

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Sleman Yogyakarta. Namun sesampai di rumah sakit, korban telah dinyatakan meninggal dunia.

Adapun, hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Magelang  dengan tim Puskesmas Ngluwar yakni tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan penganiayaan.

Dijelaskan, terdapat memar di jidat kanan karena diduga terjatuh terpeleset karena lumutan dan licin karena pondasi kolam, dan korban mengeluarkan  cairan di hidung.

"Sehingga kesimpulannya, diduga korban terpeleset di kolam saat bermain sendirian karena licin dan tenggelam di kolam. Serta kurangnya pengawasan guru terhadap anak didiknya, atau lalai,"ucapnya.

Adapun dari kejadian ini, pihak keluarga sudah membuat  surat keterangan menerima sebagai musibah dan tidak akan menuntut. Sehingga, dari kejadiaan naas tersebut tidak ada penetapan tersangka.

Sementara itu, terkait kolam yang memuat korban meninggal dunia diketahui memiliki kedalam 1,7 meter.

"Kalau untuk penutupan (kolam) belum ada ke arah sana. Tindak lanjut perlu diberikan edukasi dan sosialisasi standar keselamatan," tandas dia.


tags: #tenggelam #kolam #meninggal dunia #polres magelang

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI