Tak Seperti Lelaki Umumnya, Ibu Nur Aini: Ahnaf Kalau Mandi Tak Pernah Buka Baju 

Menantunya tidak pernah buka bajunya sebagai mana mandinya orang laki-laki.

Jumat, 17 Juni 2022 | 14:24 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jambi - Kasus penipuan yang dilakukan lelaki jadi-jadian Ahnaf Arrafif dengan menikahi Nur Aini memasuki babak baru. Dalam persidangan di hadapan majelis hakim ibu Nur Aini, Siti Harminah mengatakan selalu curiga karena perempuan yang mengaku sebagai lelaki itu memiliki gerak-gerik yang mencurigakan. 

Ketika hendak mandi, menantunya tidak pernah buka bajunya sebagai mana mandinya orang laki-laki. Terdakwa selalu mengenakan baju selayaknya perempuan.

BERITA TERKAIT:
Suaminya Ternyata Perempuan, Nur Aini Dicap Lesbian Sampai Alami Trauma 
Lakukan Malpraktek Pada Ayahnya yang Sakit Stroke, Ibu Nur Aini Juga Dimintai Rp67 Juta oleh Ahnaf Arrafif
Agar Tak Ketahuan, Ahnaf Arrafif Juga Tutup Mata Nur Aini dengan Kain Ketika Berhubungan Badan 
Tak Seperti Lelaki Umumnya, Ibu Nur Aini: Ahnaf Kalau Mandi Tak Pernah Buka Baju 
Mulai Curiga Menantunya Lelaki Jadi-jadian, Ibunda Nur Aini dan Polisi Minta Ahnaf Arrafif Telanjang 

Karena curiga, ibu korban memaksa terdakwa untuk membuka bajunya dihadapannya. "Saya minta dia untuk membuka bajunya dihadapan saya. Disitulah, dia ketahuan bahwa dia adalah perempuan," katanya.

Siti juga menambahkan, pada saat melamar anaknya, terdakwa kenalan melalui aplikasi tantan untuk perjodohan.

"Iya mengaku kepada saya, dia seorang dokter spesialis bedah saraf, dan saya pernah kasih uang senilai Rp67 juta lebih," ujarnya.

Begitu juga saat terjadi hubungan badan selayaknya pasangan suami istri, dirinya juga masih belum menyadarinya bahwa ditiduri oleh seorang perempuan juga.

Terhadap keterangan saksi-saksi, terdakwa mengaku bahwa semua keterangan itu benar adanya. Begitu juga saat dirinya melakukan hubungan intim dengan korban hanya menggunakan jari tangannya untuk memuaskan istrinya.

"Iya benar, pengakuan dari saksi. Saya memuaskan istri saya dengan menggunakan jari tangan tidak pernah menggunakan yang lain," tukas terdakwa.

Untuk diketahui, dalam dakwaan terdakwa bernama Ahnaf mengaku sebagai seorang laki-laki yang berprofesi sebagai dokter spesialis bedah syaraf di Lahat dan mengaku lulusan luar negeri Newyork.

Bahwa terdakwa Ahnaf pada tanggal 31 Mei 2021, berkenalan dengan Nur Aini dengan mengaku berprofesi sebagai dokter dan siap menikahi Nur Aini.

Pada tanggal 23 Juni 2021 terdakwa datang ke rumah Nur Aini mengaku sebagai Ahnaf Arafif bekerja sebagai dokter umum namun belum praktek.

Lalu Siti Harminah selaku orangtua korban menyetujui, kalau terdakwa akan menikahi anaknya. Selanjutnya, pada tanggal 18 Juli 2021 sekira pukul 20.00 WIB terdakwa telah menikah siri dengan korban di rumahnya yang berada di RT 16, Kelurhan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Pada saat itu, terdakwa menggunakan gelar akademik pada surat keterangan nikah serta dicantumkan pada paper bag dan souvenir pernikahan, dan bahwa benar gelar akademik yang dimiliki terdakwa tidak ada ijin dari pihak yang berwenang

Atas perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 93 jo Pasal 28 ayat (7) UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.


tags: #ahnaf arrafif #nur aini #jambi #lelaki jadi-jadian

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI