Polrestabes Semarang Tangkap Tujuh Pria Penggelapan Barang Ekspedisi Senilai 1 Miliar

Kepolisian melakukan pemeriksaan dan berhasil menangkap pelaku.

Rabu, 22 Juni 2022 | 09:14 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, SemarangPolrestabes Semarang menangkap tujuh tersangka penggelapan barang ekspedisi salah satu perusahaan. Ketujuh tersangka ini menggelapkan barang senilai Rp 1,1 Miliar.

KaPolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan tujuh pelaku ini memiliki peran masing masing. Pelaku pertama yakni Aladip Febri Ananto (36) warga Kabupaten Bekasi yang berperan sebagai mencari barang atau target dengan memantau ekpedisi. Kedua, Mochamad Holil (42) warga Kabupaten Bekasi berperan sebagai pembuang truk setelah mendapatkan barang yang diincar. 

BERITA TERKAIT:
Polrestabes Semarang Tangkap Tujuh Pria Penggelapan Barang Ekspedisi Senilai 1 Miliar
Berkedok Jual Popok Murah, Seorang Wanita di Semarang Gelapkan Uang Rp1 Miliar
Polisi Tangkap Tiga Anak Tersangka Tawuran di Kaligawe Semarang
Kepolisian Bubarkan Aksi Para Pemuda-Pemudi yang Mabuk di Polder Tawang
Pemilik Aguaria Ajukan Gugatan Praperadilan ke Polrestabes Semarang

"Aladip pelaku utama dan kernetnya Holil yang menerima order dari Semarang untuk dikirim ke Jakarta," kata Irwan Saat jumpa pers, Selasa (21/6).

Lalu pelaku ketiga adalah Malim Dewa warga Kabupaten Jakarta Timur berperan sebagai penghilang GPS pada truk pengangkut dari ekspedisi. Pelaku keempat yakni Adang warga Bogor berperan sebagai pencari pembeli barang penggelapan

"Malim Dewa ini bertugas menghilangkan GPS untuk mengelabuhi ekspedisi," ujarnya 

Ada juga pelaku Zulkarnain warga Depok sebagai penadah dan Mauli Armadi warga Bekasi sebagai penghubung ke pembeli. Terakhir, pelaku bernama Fachrizal Akbar warga Bogor sebagai pembeli terakhir dan penadah. 

"Khusus untuk tersangka Aaldip dan Holil ini adalah residivis dan saat ini juga yang bersangkutan sudah kita koordinasikan dengan Polres Surakarta karena sebelumnya mereka melakukan kegiatan yang sama penggelapan truk obat syirup. Tersangka ini juga terlibat kasus yang sama di Polda Jatim dengan kasus penggelapan satu kendaraan rokok," tandas dia.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan menjelaskan kasus ini berawal saat pada Selasa (12/4/2022) korban atau pembeli barang berinisial RS menghubungi pelapor AM atau pihak ekspedisi untuk mengirimkan barang miliknya berupa kain textile sebanyak 505 roll dari Gudang CV.Trans Express Logistic yang berada di Tanjungmas Semarang ke Jakarta Utara. 

Setelah menerima orderan itu, pelapor lalu menyiapkan truk wing box bernomor polisi B-9887-EUW yanh dikemudikan pelaku Aladip bersama kernetnya Holil. Setelah barang selesai dimuat pada pukul 15.30 WIB, lalu berangkat ke tujuan dengan estimasi tiba tanggal 13 April 2022. 

Namun, pada tanggal tersebut, barang belum diterima oleh korban. Lalu korban menghubugi pihak ekspedisi dan diberitahu jika truk yang mengangkut terparkir di SPBU Karawang dengan kondisi tidak ada sopir, kernet dan barang orderan. 

"Saat itu sopir dan kernet tidak bisa dihubungi. Dari hasil pemeriksaan niat pelaku memang membawa kabur barang tersebut," ujar Donny.

Namun pada waktu 24 jam kendaraan sudah sampai di Jakarta. Setelah dilakukan pengecekan oleh korban dan penerima barang itu barang tidak sampai-sampai. Ternyata barangnya sudah dipindahkan ke kendaraan lain di daerah Karawang. Kendaraan sebelumnya untuk mengangkut itu ditinggalkan oleh para pelaku di lokasi.

Setelah menerima laporan tersebut, kemudian kepolisian melakukan pemeriksaan dan berhasil menangkap pelaku dengan lokasi yang berbeda, bahkan ada yang hingga luar pulau.

“Saat ini, para pelaku dan barang bukti sudah diamankan Kepolisian guna pemeriksaan lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 372 KUHPidana, Pasal 55 Ayat 1 KUHPidana dan Pasal 480 Ayat 1 KUHPidana,” tandas dia.


tags: #polrestabes #semarang #kombes pol irwan anwar #penggelapan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI