Gaet Investor Komparasi 8 Kawasan, Grand Batang City Jadi Tuan Rumah HKI

Kawasan Industri Terpadu Batang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional.

Kamis, 23 Juni 2022 | 14:59 WIB - Ekonomi
Penulis: UJ . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Batang- Pemulihan ekonomi di tengah melandainya Covid-19 saat ini berimplikasi pada meningkatnya daya beli masyarakat di berbagai belahan dunia. Selain itu, dunia bisnis juga menunjukan tren positif. Untuk meyakinkan calon investor asing maupun dalam negeri agar mau menanamkan modal di Jawa Tengah, sebanyak delapan kawasan industri bersinergi, dari kompetisi menjadi Komparasi bersama Himpunan Kawasan Industri (HKI), Kamis (23/6/2022).

Perkembangan dunia busnis industri di Indonesia yang dilengkapi sarana dan prasarana menunjang, serta fasilitas perijinan yang mudah, membuat daya tarik tersendiri bagi calon investor untuk menanamkan modal.

BERITA TERKAIT:
Gaet Investor Komparasi 8 Kawasan, Grand Batang City Jadi Tuan Rumah HKI

Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia tak ingin kecolongan lagi untuk menggaet investor asing untuk merelokasi perusahaanya di kawasan industri yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), seperti di Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industri lainya.

Direktur operasional dan teknik PT. Kawasan Industri Terpadu Batang, Adler Manarissan Siahaan mengatakan, dalam mensupport perkembangan sebuah kawasan industry, sebanyak 8 anggota HKI Provinsi Jawa Tengah, hadir dalam rapat koordinasi yang digelar di marketing gallery KITB.

Pada kegiatan ini, para pengurus dan anggota melakukan kunjungan lapangan di berbagai lokasi proyek sarana dan prasarana seperti infrasruktur jalan, reservoir penampungan air baku, dan sejumlah perusahaan yang tengah berlangsung konstruksi, hingga ke zona 1 fase 1 sebanyak 450 Ha sudah habis dibeli tenant.

“Dalam rangkaian kegiatan dengan HKI Korwil Jawa Tengah, pihak KITB sebagai anggota baru merupakan suatu kehormatan menjadi tuan rumah dalam asosiasi perkumpulan ini untuk berkolaborasi, dimana mencoba meruntuhkan tembok-tembok kompetisi dan masuk keruang komparasi bisa menambah warna menjadi suatu kekayaan dari perbedaan yang ada, supaya bisa menarik investor lebih cepat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Sekjen III Himpunan Kawasan Industri, Rahmadi Nugroho mengungkapkan, dengan bergabungnya KITB dalam satu wadah HKI, kedepan bisa bersinergi lebih kuat bersama-sama saling mendukung kegiatan dalam ruang lingkup kawasan industri dalam berbagai bidang. Tidak hanya cukup sebagai kompetitor yang positif antar kawasan namun juga berkolaborasi dan saling mempromosikan untuk meyakinkan para calon investor Khususnya PMA.

Kawasan Industri Terpadu Batang, merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, yang melibatkan langsung sejumlah Kementrian dan Lembaga terkait. Grand Batang City saat ini dipercaya mengelola kawasan industri dengan total area sedikitnya 4300 Ha yang berada di lahan milik Pemerintah, tentunya dengan harga kompetitif dengan negara-negara Asean. Ditargetkan mulai pertengahan tahun depan kawasan yang murni didanai oleh pemerintah pusat tersebut siap beroperasi.


tags: #himpunan kawasan industri #hki #proyek strategis nasional #psn #batang

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI