Jateng Peroleh Tambahan Vaksin PMK, Capai 75.500 Dosis

Yang harus benar-benar disiapkan adalah memilah dan memilih ternak yang betul-betul sehat.

Sabtu, 25 Juni 2022 | 08:44 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Semarang – Jawa Tengah kembali mendapatkan tambahan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk hewan ternak. vaksin itu berasal dari kementerian Pertanian RI.

“Provinsi Jawa Tengah kembali mendapatkan alokasi vaksin untuk penyakit kuku dan mulut pada Kamis (23/6/2022) sebanyak 75.500 dosis,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng Agus Wariyanto, di Semarang, Jumat (24/6).

BERITA TERKAIT:
Alhamdulilah! Jateng Bakal Terima 60 Ribu Dosis Vaksin PMK dari Kementan
Capaian Vaksin Booster di Batang Baru 17,95 Persen, Dinkes: Kesadaran Masyarakat Mulai Berkurang 
Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Pemkot Solo Siapkan 60 Petugas
Disnakan Sragen Sebut Vaksinasi PMK Belum Bisa Dilakukan 100 Persen
Launching Vaksin PMK, Bupati Karanganyar Berharap Semua Sapi Sehat

vaksin yang tiba untuk Jateng itu, melalui perjalanan darat dari Gunung Sindur, menggunakan mobil boks.  Selain mengangkut jatah untuk Jateng, mobil tersebut  juga mengangkut alokasi vaksin PMK bagi DI Yogyakarta. 

“Sebanyak 75.500 dosis vaksin PMK kini disimpan pada fasilitas cold storage Disnakeswan, untuk kemudian didistribusikan ke 35 wilayah di Jateng,” jelasnya.

Ia mengatakan, alokasi vaksin yang diterima merupakan bagian dari program vaksin darurat tahap satu. Selanjutnya, akan datang kembali jatah vaksin tahap dua. 

"Kita ditargetkan dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, paling lambat 2 Juli 2022 (penyuntikan) vaksinasi tahap pertama harus selesai. Kemarin kita dapat 1.500 dosis sekarang dapat 75.500 dosis," ujar dia. 

Agus menerangkan, alokasi vaksin yang diterima diprioritaskan bagi hewan ternak rentan yang masih sehat. Seperti sapi perah, sapi potong di fasilitas pembibitan dan betina produktif. Ia menyebut, seluruh kabupaten kota di Jateng telah siap menerima alokasi vaksin. Namun demikian, Pemprov Jateng akan tetap melakukan monitoring terhadap kesulitan yang mungkin terjadi di lapangan. 

"Vaksinator kita siap. Yang harus benar-benar disiapkan juga adalah memilah dan memilih ternak yang betul-betul sehat. Sementara kalau sakit diobati. Agar yang sehat memunyai kekebalan setelah divaksin," tandas dia.


tags: #vaksin #ternak #pmk #jateng

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI