Kisah Sandal Penebus Dosa, Kebiasaan Jamaah Haji Indonesia "Pasrah" Bila Barang Miliknya Hilang di Tanah Suci  

Mereka percaya, barang yang hilang atau terselip itu adalah ganjaran atas kesalahan yang mereka lakukan di kehidupan duniawi.

Senin, 27 Juni 2022 | 12:21 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Madinah - Di musim haji, para jemaah haji datang dari seluruh penjuru dunia. Mereka membawa budaya dan kultur mereka masing. 

Yang paling dari jamaah haji asal Indonesia dengan kulturnya terhadap sandal penebus dosa. Yaitu para jamaah haji akan bersikap pasrah dan tidak lagi mencari ketika barangnya miliknya hilang di Tanah Suci. 

BERITA TERKAIT:
Belasan Orang Terdampak Kebakaran Pabrik Sandal di Penjaringan Jakut
Hindari Kaki Jemaah Haji Melepuh saat Kehilangan Alas Kaki, PKP3JH Siapkan 500 Sandal
Hebat! Sandal Made In Warga Binaan Lapas Brebes Tembus Hotel Bintang Tiga
Warga Binaan Lapas Brebes Mampu Produksi 700 Pasang Sandal Hotel dalam Sebulan
Jemaah Haji Diminta Jaga Sandal Agar Kaki Tak Melepuh

Yang paling sering contohnya adalah sandal. Di Masjid Nabawi, sandal yang awalnya ada di satu posisi, setelah selesai salat, sandal itu rasanya seperti berpindah tempat, begitu sulit dicari.

Alasannya? Mereka percaya, barang yang hilang atau terselip itu adalah ganjaran atas kesalahan yang mereka lakukan di kehidupan duniawi. sandal yang hilang atau berpindah tempat diyakini sebagai penebus dosa mereka. 

Anggota Tim Perlindungan Jamaah Sektor Masjid Nabawi, dr Putri Amanda Tobo, mengatakan, mengakui adanya fenomena itu.

"Iya banyak barang hilang yang kami temukan, tak dicari atau diambil pemiliknya.

Belakangan kami tanya, ternyata mereka memang sengaja tak dicari, karena untuk menebus kesalahan," kata Putri ketika bertugas di kompleks Masjid An Nabawi, Madinah, Sabtu (25/6/2022).

Padahal, menurut Putri, hilangnya sandal atau barang mereka itu bisa dijelaskan dengan logis.

Andai lupa menghafal posisi sandal dengan pas, tentu akan sulit mencari.

"Selain itu, sandal yang ditaruh sembarangan, biasanya memang langsung diangkut oleh petugas kebersihan masjid, ditaruh di tempat kehilangan," ujar Putri.

Putri mengingatkan agar jemaah tak ragu meminta tolong petugas ketika ada barang hilang. Sebab, barang yang hilang itu bisa saja sangat penting.

Kehilangan sandal misalnya, bisa membuat jemaah haji mengalami kaki melepuh.

Bahkan, ada juga jemaah yang kehilangan tas haji berisi paspor!

"Petugas Haji Indonesia di Masjid Nabawi ditempatkan di 5 pos. Segera cari kami kalau ada barang yang hilang, kita akan bantu semaksimal mungkin dapatkan kembali," kata Putri.

Adapun 5 pos petugas Linjam atau perlindungan jemaah di Masjid Nabawi itu ada di depan pintu nomor 20, gerbang 328, gerbang 310, pintu 35-37, dan di kawasan Raudhah.

***

tags: #sandal #jamaah haji #madinah #penebus dosa

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI