Gus Yasin Sebut Demokrasi Jadi Landasan Kehidupan di Jateng
"Beberapa kali penyelesaian-penyelesaian kita ketahui Pemprov Jateng muncul di tengah-tengah demo."
Jumat, 29 Juli 2022 | 11:14 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Hani
KUASAKATACOM, Ungaran - demokrasi menjadi landasan Pemprov Jateng untuk bekerja melayani masyarakat. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengungkap, dalam menjalankan roda pemerintahan langkah demokratis banyak dilakukan demi memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Gus Yasin saat memberikan pidato kunci dalam Rapat Kerja Penyusunan Background Study RPJPN 2025-2045 di Griya Persada Convention Hotel, Kabupaten Semarang, Kamis (28/07/2022).
BERITA TERKAIT:
Perbankan di Jateng, Diminta Gus Yasin Perkuat Pendampaingan UMKM
Gus Yasin: Pemprov Jateng Alokasikan Rp1 Miliar untuk Penanganan Tuberculosis
Pemprov Jateng Dukung Penuh UNS Hidupkan Kembali Jejak Sejarah Keris di Klaten
Cek Kesehatan Sebelum Dilantik, Dokter Nyatakan Kondisi Gus Yasin Prima
Kalangan Kyai Berharap Pemerintahan Luthfi-Yasin juga Membangun Akhlak Masyarakat
Dia menyampaikan bahwa forum kebijakan politik, hukum, dan keamanan Provinsi Jawa Tengah tertuang dalam misi pertama dan kedua. Yakni membangun masyarakat jawa tengah yang religius, toleran, guyub untuk menjaga NKRI, serta mempercepat reformasi birokrasi yang dinamis serta memperluas ke pemerintahan kabupaten kota.
"demokrasi menjadi hal utama dalam penjabaran misi kami tersebut, sebagaimana dikatakan dalam alinea ke empat UUD 1945 dan pasal 1 ayat 2 UUD 1945 yang berbunyi kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD," kata Gus Yasin.
Gus Yasin menilai tujuan demokrasi bukan hanya gegap gempita sebuah negara saja. Menurutnya, demokrasi memberikan jaminan bagi semua rakyat agar dapat hidup layak. Selain itu, lanjut dia, demokrasi juga menjamin masyarakat untuk dapat memilih keyakinan, berserikat, berpendapat, dan lain sebagainya selama tidak menyalahi undang-undang.
"Inilah kenapa kami di Jateng membuka ruang demokrasi seluas luasnya. Kita buat kanal-kanal pengaduan, baik mulai melalui SMS 08112920200, atau telepon 0248441256 Juga banyak medsos, WA kami, masyarakat banyak yang tau nomor-nomor kami," paparnya
Lebih jauh, Gus Yasin menjelaskan Pemprov Jateng membuat berbagai strategi untuk mewujudkan demokrasi yang nyata. Diantaranya adalah dengan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan komitmen, dan toleransi masyarakat terhadap kebebasan berserikat dan berkumpul tanpa menggunakan kekerasan.
Ia menyebut, masyarakat di Jawa Tengah dipersilakan mengemukakan pendapat melalui demonstrasi. Namun, kata dia, apabila ada masalah lebih baik didiskusikan. Gus Yasin mengungkap bahwa pihaknya juga kerap kali hadir di tengah masyarakat saat aksi demonstrasi untuk mengajak diskusi.
"Beberapa kali penyelesaian-penyelesaian kita ketahui Pemprov Jateng muncul di tengah-tengah demo. Juga kemarin yang sempat ramai di Purworejo, saya sempatkan tiba-tiba saya muncul di sana. Masyarakat belum kumpul, sampai mereka kumpul akhirnya mengetahui saya ada di sana. Kita berdiskusi apa yang dibutuhkan masyarakat dan alhamdulillah, saat ini bisa kita realisasikan pembangunan nasional. Itu dari bentuk kami, tidak ada sekat antara pemerintah dan masyarakat," terang dia
Menambahkan, Plt Deputi Polhukhankam Kementerian PPN/Bappenas, Slamet Soedarsono, mengatakan Bappenas memiliki tugas untuk menyusun rencana jangka panjang 20 tahunan. Ia menyebut, Indonesia saat ini berada pada rencana jangka panjang 2005-2025 yang sebentar lagi akan berakhir. Oleh sebab itu harus segera disusun background study untuk menyusun rencana jangka panjang.
"Periode pembangunan jangka panjang ini penuh tantangan menuju Indonesia Emas. Diantaranya kita membangun Ibu Kota Nusantara, itu didedikasikan untuk 2045. Oleh karena itu, pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak hanya diukur dari capaian 2024 saja, tapi pembangunan yang berdimensi jangka panjang," kata Slamet.
Lebih jauh, Slamet menyampaikan apresiasi hasil pembangunan di Jawa Tengah. Dia mencatat sejumlah penghargaan yang patut menjadi kajian bersama. Menurutnya, di tengah kompleksitas penduduk, kepadatan jumlah, masyarakat, sumber daya alam, dan sebagainya, Jawa Tengah mencapai kemajuan capaian sebagai provinsi yang paling inovatif dalam innovative government award tahun 2020.
***tags: #gus yasin #demokrasi
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Hotel Ciputra Semarang Meriahkan Ramadan dengan Promo Buka Puasa dan Hampers Special
11 Februari 2026
Imlek dan Ramadan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang
10 Februari 2026
Ikutkan Karyawan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sumarno Apresiasi 53 Perusahaan di Jateng
10 Februari 2026
Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa Hingga Salurkan Logistik
10 Februari 2026
Perkuat Pemahaman KUHP-KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Jateng Ikuti Lokakarya
10 Februari 2026
Lapas Brebes Berikan Piagam Penghargaan Pegawai Bulan Januari
10 Februari 2026
Kemenkum Jateng dan Pemkab Semarang Evaluasi Peacemaker Justice Award 2025
10 Februari 2026
Mensos Tegaskan Realokasi PBI JKN untuk Keadilan Akses Kesehatan
10 Februari 2026
Lantik Ormawa UIN Walisongo 2026, Wagub Jateng Tekankan Mahasiswa Sebagai Pemangku Kebijakan
10 Februari 2026

