Terungkap! Pelaku Pencabulan Remaja Putri di Sragen Adalah Ayah Tiri Korban

Kelakuan busuk pelaku akhirnya terungkap setelah bayi tersebut lahir dan dilakukan tes DNA. 

Sabtu, 30 Juli 2022 | 09:46 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Sragen - Polres Sragen mengungkap misteri kasus siswi SMP di kecamatan Jenar Sragen, berinisial DADJ (13) yang hamil dan melahirkan bayi pada bulan Juni lalu.

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama menyatakan bahwa perkara ini sempat menjadi polemik karena korban tidak mau mengaku siapa pelaku. Kemudian baru terkuak setelah melalui proses panjang test DNA bayi.

BERITA TERKAIT:
Gegara Video, ABG 15 Tahun di Semarang Dicabuli Kakak Iparnya
Gegara Bermain Petak Umpet, Seorang Bocah 8 Tahun di Banyumas Jadi Korban Pencabulan
Diduga 30 Siswi di Batang Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru Agama
Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Mendekam di Ruang Tahanan Polres Wonosobo
Tiga Tahun Lakukan Pencabulan ke Muridnya, Oknum Kasek di Purbalingga Diamankan

“ternyata yang menghamili korban adalah ayah tiri korban berinisial J (34) warga Kecamatan Jenar. Ironisnya, perkara ini justru dilaporkan ayah tiri korban berinisial J (34) dan ibu korban setahun yang lalu,” kata AKBP Piter, Jumat (29/7).

Peristiwa itu, kata dia, berawal pada Agustus 2021 lalu, di rumah korban. Pelaku yang tinggal serumah dengan korban tega mencabuli anak tirinya sendiri. korban sendiri tidak bisa berbuat banyak karena dalam tekanan. 

“Saking seringnya pelaku melakukan perbuatan bejadnya terhadap korban, hingga akhirnya korban hamil hingga melahirkan bayi. Tersangka sengaja menutupi perbuatannya hingga menghamili anak tirinya yang masih berusia 13 tahun, meski sudah melakukan pada korban lebih dari 17 kali,” jelasnya.

Tak hanya itu, pelaku J justru menuduh paman korban yang menghamili anak tirinya dan melaporkan ke Polres Sragen.

“Pelaku justru menuduh T, paman korban yang melakukan tindakan bejat itu. Bahkan, pelaku menemani ibu kandung korban melaporkan T ke Polres Sragen, dengan tuduhan menghamili anak di bawah umur tersebut,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kelakuan busuk pelaku akhirnya terungkap setelah bayi tersebut lahir dan dilakukan tes DNA. 

 “Kelakuan busuk pelaku akhirnya terungkap setelah bayi tersebut lahir dan dilakukan tes DNA.  Dari test DNA ini akhirnya Polisi berhasil mengungkap bahwa yang melakukan persetubuhan pada korban adalah bapak tirinya sendiri,” terang dia.

Dia memastikan tersangka J bakal di kenakan sanksi pidana sebagaimana menyalahi UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

Sementara itu, saat ditanya Kapolres, tersangka J mengaku, saat menyetubuhi anak tirinya kira kira pukul 13.00 WIB, ibu korban juga berada di rumah. Namun, ibu korban saat kejadian sedang tidur pulas, karena sedang hamil.


tags: #pencabulan #ayah tiri #hamil #melahirkan #korban

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI