Enam Pemuda di Semarang Keroyok Tiga Taruna AMNI hingga Babak Belur, Satu Korban Tak Sadarkan Diri

“Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu 31 Juli 2022 dinihari sekitar pukul 01.00 wib."

Jumat, 05 Agustus 2022 | 16:11 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Hani

KUASAKATACOM, Semarang – Polrestabes Semarang menangkap lima dari enam tersangka pelaku pengeroyokan terhadap tiga taruna AMNI Semarang. 

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menuturkan kelima tersangka yang telah ditangkap itu yakni DC (17), Azis Saputra N (22), Ramadhani Wibi Saputra (21), AWW (16) dan Muhammad Amirul AZ (19). Sementara satu buronan diduga bernama Gilang. Para tersangka ini merupakan satu kelompok.

BERITA TERKAIT:
Sopir Angkot dan Kekasih Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Segerombolan Orang
Sembilan Pemuda Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan yang Sebabkan Korban Tewas
Enam Pemuda di Semarang Keroyok Tiga Taruna AMNI hingga Babak Belur, Satu Korban Tak Sadarkan Diri
Kasus Pengeroyokan Siswi SMP di Semarang, DPKS: Jelas Menodai Deklarasi Sekolah Ramah Anak
Keroyok Teman Sekolah, Tiga Siswi SMP Diamankan Polrestabes Semarang

Sementara ketiga korban yakni Yulius Agung (19), Kori Andika (21) dan Bayu Wahana Saputra (19). Ketiganya merupakan taruna AMNI Semarang.

“Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu 31 Juli 2022 dinihari sekitar pukul 01.00 wib,” kata Kombes Irwan saat jumpa pers, pada Jumat (5/8) siang.

Sebelum pengeroyokan, keenam tersangka sempat berkumpul dengan 16 rekannya di suatu tempat sembari menenggak minuman keras (Miras). Usai puas pesta miras, 16 orang memutuskan pulang ke rumah.

“Sementara enam orang memutuskan keliling Kota Semarang menggunakan motor untuk mencari musuh. Kebetulan enam orang ini berpapasan dengan tiga korban di Jalan Gajahmada Semarang dekat Hotel Tentrem. Para pelaku kemudian meneriaki korba. Para korban malah merasa ada yang memanggil dan mengira itu kawannya,” jelasnya

Para korban kemudian memperlambat laju kendaraanya dan menemui enam pelaku di Jalan MT Haryono Semarang. Nahas, korban langsung dikeroyok enam pelaku. Ada pelaku yang membacok korban pakai celurit.

“Ada dua pelaku yang membacok pakai celurit. Selain itu para pelaku juga memukul korban pakai peralatan yang telah disediakan sebelumnya,” terang dia

Saat pengeroyokan, dua korban atas nama Kori dan Bayu berhasil menyelamatkan diri lari ke Jalan dr Cipto dan bersembunyi di gorong gorong saluran air. Sementara, korban Yulius tak bisa menyelamatkan diri hingga mengalami luka bacok di kepala. 

“Kori dan Bayu berhasil menyelamatkan diri sehingga tak terkena bacokan. Mereka mengalami luka di beberapa bagian tubuh setelah dikeroyok. Korban Yulius mengalami bacokan di kepala, hingga saat ini belum sadarkan diri dan dirawat di RSUD Wongsonegoro Kota Semarang,” tandas Irwan

Turut mendampingi Kombes Irwan dalam jumpa pers ini yaitu WaKapolrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi, dan Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Sardo Lumbantoruan


tags: #pengeroyokan #amni #kapolrestabes semarang

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI