Pertalite Langka, Pertamina Akui Masih Distribusi Sesuai Kebutuhan 

"Tidak ada pengurangan penyaluran ke SPBU."

Minggu, 14 Agustus 2022 | 22:36 WIB - Ekonomi
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) Pertalite dirasa terjadi di banyak wilayah. Hal ini pun dikeluhkan para pelanggan sejak beberapa pekan terakhir. 

PT Pertamina pun buka suara mengenai hal ini. Mereka menegaskan belum membatasi penyaluran BBM Pertalite hingga saat ini.

BERITA TERKAIT:
Soal Pertalite Dibilang Lebih Boros, Ini Jawaban Pertamina 
Setelah Harganya Naik Pertalite Jadi Lebih Boros, Benarkah?
Kabarti Beri Pelatihan Pengolahan Sampah Lewat Ecobrick sebagai Upaya Mengurangi Limbah Plastik
Kini Operasional Kilang Minyak Pertamina Lebih Hemat Dibandingkan Negara Tetangga
Muncul Harga BBM Lebih Murah dari Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina

"Tidak ada pengurangan penyaluran ke SPBU," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, Minggu (14/8).

Meski begitu, Irto menyebut memang ada laporan ke Pertamina terkait dengan kekurangan stok di SPBU. Hal ini disebut lantaran peningkatan permintaan dari kebutuhan yang dikirim.

Namun, stok tersebut langsung dipenuhi dan dikirimkan jika ada laporan kekurangan dari SPBU. Ia pun menegaskan stok Pertalite yang dimiliki Pertamina masih sangat cukup, bahkan tersedia hingga dua pekan lebih.

"Kami masih menyalurkan sesuai dengan yang dibutuhkan SPBU," kata Irto. 

"Kalau stok di Pertamina, mencukupi. Stok Pertalite hari ini ada di posisi 17 hari, dan terus diproduksi," lanjutnya.

Meski demikian, ia mengakui memang realisasi penyaluran Pertalite meningkat dibandingkan tahun lalu. Sehingga, stok hingga akhir tahun mulai menipis.

"Pertalite, hingga Juli sudah tersalurkan 16,8 juta kiloliter (KL) dari kuota 23 juta KL," jelasnya.

Begitu juga dengan solar yang sudah terealisasi 9,9 juta KL dari kuota 14,9 juta KL. Padahal ini baru sampai separuh tahun berjalan.

Sebelumnya, salah satu warga Bogor, Rorien bercerita kesulitan mencari Pertalite. Ia bahkan tidak bisa mendapatkan Pertalite setelah mengunjungi 4 SPBU pada Minggu (7/9).

"Dari dua hari yang lalu sulit cari Pertalite, pertamax juga. Sudah cari sampai empat SPBU masih kosong," Ujar Rorien, Selasa (9/8).

Rorien mengatakan, saat sulit mencari Pertalite, petugas menjelaskan terjadi keterlambatan pengiriman bahan bakar sehingga pasokan tak tersedia.

Hal yang sama juga dikeluhkan warga Bogor lainnya, Solihin. Ia mengatakan Pertalite mulai sulit ditemukan di SPBU Bogor mulai Senin (8/8). Tidak hanya Pertalite, pasokan pertamax di SPBU juga kosong.

"Hampir 80 persen SPBU di Bogor, Pertalite kosong semua. Bahkan pertamax dan pertamax turbo habis diburu masyarakat karena kosongnya Pertalite," ujar Solihin.

Kelangkaan Pertalite tidak hanya terjadi di SPBU Bogor, tetapi juga di Jakarta. Salah satunya Anisa yang tak bisa menemukan Pertalite SPBU di Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa (9/8).

Tak hanya Pertalite, pertamax juga tidak tersedia di SPBU tersebut. Kondisi itu membuat SPBU menjadi sepi karena kendaraan tidak bisa mengisi bahan bakar minyak.

"Ada tulisannya Pertalite dan pertamax kosong ditempel di mesinnya," ujar Anisa.


tags: #pertamina #spbu #pertalite

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI