Kesal Dipaksa, Pria di Pemalang Tega Tusuk Istrinya hingga Tewas

Setelah menusuk tersangka menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Kamis, 22 September 2022 | 17:41 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Pemalang– Seorang pria berinisial S (23) warga Desa Tanahbaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum usai menusuk istrinya D (22) hingga meninggal dunia.

KaPolres Pemalang AKBP Ari Wibowo mengatakan aksi nekat pelaku ini berawal saat korban meminta pulang ke rumah orang tuanya di desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Korban hendak pulang karena ada keperluan untuk live streaming melalui aplikasi online.

BERITA TERKAIT:
Kesal Dipaksa, Pria di Pemalang Tega Tusuk Istrinya hingga Tewas
Polisi Tetapkan Sekda Pemalang Sebagai Tersangka Korupsi Proyek Jalan
Sempat Menghilang, Balita di Pemalang Akhirnya Ditemukan Sudah Tewas
Bank Jateng Pemalang Serahkan Hadiah Tabungan Bima Periode II Tahun 2021
Gus Yasin Tegaskan Penanganan Bencana di Jateng Harus Terkoordinasi

“Saat itu tersangka akan memandikan anaknya dulu, namun korban memaksa untuk segera pulang, dan meminta tersangka untuk memandikan anaknya di rumah orang tua korban di Desa Lodaya,” jelas AKBP Ari, saat jumpa pers, pada Kamis (22/9).

Karena dipaksa untuk cepat mengantar, kata dia, tersangka mengaku kesal. Kemudian tersangka menusuk istrinya hingga tewas. “Saat itu juga kemudian tersangka mengambil pisau di dapur, dan menggunakannya untuk menusuk korban,” jelasnya.

Usai tusukan pertama lanjutnya, pisau itu melengkung. Untuk melanjutkan aksinya, pelaku mengambil gunting dan menusuk korban lagi. Tersangka menusuk korban di bagian leher, wajah, lengan kanan dan lengan kiri.

Setelah melakukan perbuatan tersebut, kata dia, tersangka menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

“Saat tersangka di kamar mandi, warga datang dan langsung mengamankan tersangka. Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Randudongkal,” terang dia.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, lanjutnya, tim Polsek Randudongkal bergegas bergerak untuk mengamankan tersangka S dan barang bukti di lokasi kejadian.

“Atas perbuatannya dalam melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga atau menghilangkan jiwa orang lain, tersangka dijerat pasal 44 ayat 3 UU RI No.23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga atau pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.


tags: #kabupaten pemalang #polres pemalang #pembunuhan #istri

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI