Sang Pacar Selalu Tolak Hubungan Intim, Oknum Perangkat Desa di Temanggung Sodomi Tetangga yang Masih di Bawah Umur

Sebelum melakukan aksi, pelaku mencekoki korban dengan minuman keras. 

Jumat, 23 September 2022 | 06:20 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Temanggung - Oknum perangkat desa di Kabupaten Temanggung bisa-bisanya melakukan tindakan keji yaituu menyodomi tetangganya sendiri. Padahal korbannya masih anak di bawah umur. 

Modus yang dilakukan pelaku adalah memvideo aksi bejatnya dan mengancam akan menyebarkannya. Sebelum melakukan aksi, pelaku mencekoki korban dengan minuman keras. 

BERITA TERKAIT:
Sang Pacar Selalu Tolak Hubungan Intim, Oknum Perangkat Desa di Temanggung Sodomi Tetangga yang Masih di Bawah Umur
PDAM Temanggung Buka Lowongan untuk Posisi Direktur Utama
Pemakaman Korban Kecelakaan Karambol Wonosobo Diwarnai Tangis, Tewas Usai Pentas Campursari
Empat Wisata Alam di Sekitar Posong, Layak Dikunjungi Selagi di Temanggung 
Pertenak Ayam di Temanggung Duga Kenaikan Harga Telur Akibat Tingginya Harga Pakan 

Aksi bejat yang dilakukan DY (43) warga Kecamatan kedu, Kabupaten Temanggung terbongkar setelah korban melapor ke polisi. Aksi pencabulan sesama jenis dilakukan kepada R (18) tetangganya sendiri. 

Korban melapor ke polisi pada Senin (19/9/2022). Setelah mendapat laporan korban, DY ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Saat diperiksa, yang bersangkutan mengakui semua perbuatannya.  

Dari hasil pemeriksaan, aksi cabul sesama jenis dilakukan pelaku terhadap korban sebanyak lima kali, yakni sejak September 2021. 

“Saat itu, usia korban masih 17 tahun,” kata Kapolres Temanggung AKBP Puryadi, Kamis (22/9/2022). 

Sedangkan di hadapan polisi, pelaku mengaku nekat melakukan aksi bejat karena nafsunya tak tersalurkan. Sebab pacarnya selalu menolak diajak hubungan layaknya suami istri.  

Sedangkan video cabul yang dibuat pelaku, saat korban dalam kondisi tak sadarkan diri karena pengaruh minuman keras. Pelaku mengaku merekam hanya untuk kenang-kenangan. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti telepon genggam, sarung sweter dan dompet.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 289 dan Pasal 292 KUHP tentang Pencabulan serta Undang Undang Perlindungan Anak. Sedangkan ancaman hukumannya 15 tahun penjara dan Rp5 miliar. 


tags: #temanggung #perangkat desa #sodomi #perangkat desa

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI