Solo Great Sale 2022 Diharapkan Mampu Pulihkan Ekonomi Surakarta
Nugroho Joko Prastowo berharap agar masyarakat mengoptimalkan transaksi nontunai selama pelaksanaan SGS.
Minggu, 25 September 2022 | 08:57 WIB - Ekonomi
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Solo - Pagelaran Solo Great Sale (SGS) pada 25 September-30 Oktober 2022 diharapkan mampu membantu menumbuhkan perekonomian Kota Surakarta usai dilanda pandemi Covid-19.
Dalam hal ini, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Surakarta Is Purwaningsih, mengatakan SGS selama ini menjadi salah satu destinasi wisata belanja di Solo.
BERITA TERKAIT:
Tekan Angka Perceraian, Kemenag Dorong Literasi Keuangan dalam Bimwin
Lewat Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Sragen Perkuat Fondasi Data
Melalui Rumah Ibadah, Menag Ajak Umat Perkuat Kemandirian Ekonomi
Wabup Sragen Resmikan Grand Wijaya Ballroom, Momentum Perkuat Ekonomi dan Pariwisata Sragen
Di Bawah Prinsip "Satu Negara, Dua Sistem", Hong Kong Capai Ketahanan Ekonomi yang Ekstensif
"Wisata belanja ini diselenggarakan setiap tahun dan dinantikan banyak orang, karena menawarkan potongan harga yang cukup besar," tuturnya, Sabtu (24/9/2022).
Oleh karena itu, pihaknya berharap SGS mampu menjadi pemantik bagi pertumbuhan ekonomi daerah usai lesu akibat dihantam pandemi Covid-19.
"Apalagi kan usai pandemi ini banyak wisatawan yang datang dan kulineran di Solo," katanya.
Sementara itu, Ketua Kadin Kota Surakarta Gareng S Haryanto sekaligus penanggung jawab SGS mengatakan ada sekitar 23.000 tenant yang berpartisipasi dalam SGS. Sedangkan target transaksi diharapkan mampu menembus angka Rp2 triliun.
"Beberapa tenant yang ikut di antaranya hotel, mal, UMKM, pasar tradisional, hingga transportasi," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Surakarta Nugroho Joko Prastowo berharap agar masyarakat mengoptimalkan transaksi nontunai selama pelaksanaan SGS. Ia pun mengajak masyarakat Solo untuk membudayakan transaksi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang semakin masif penggunaannya.
"Dalam SGS ini, untuk setiap transaksi Rp50.000 dapat poin satu tapi kalau transaksi menggunakan QRIS dapat poin dua sehingga peluang untuk mendapatkan hadiah akan lebih besar," tukasnya.
***tags: #ekonomi #surakarta #solo great sale
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Sebanyak 160 Orang Manfaatkan Operasi Katarak Gratis di Jawa Barat
10 Februari 2026
A Wishful Ramadan: Wisata Rasa Nusantara dari Barat ke Timur di Nusatu by Artotel Semarang
10 Februari 2026
Oknum Guru Diduga Lecehkan Lebih dari Dua Siswi di Pasar Rebo
10 Februari 2026
Jelang Setahun Ahmad Luthfi- Taj Yasin Pimpin Jateng, Program Speling Sudah Layani 88.979 Warga
10 Februari 2026
Jelang Ramadan, BAZNAS dan Dubes KBRI Kairo Perkuat Kerja Sama Penyaluran Bantuan Gaza
10 Februari 2026
Menag Nasaruddin Umar Dorong Masjid Jadi Ruang Aman untuk Pemudik
10 Februari 2026
Libur Imlek, KAI Daop 4 Semarang Sediakan 83 Ribuan Tempat Duduk
10 Februari 2026
Dua Pengedar Narkotika Diringkus Polisi, Ribuan Obat Terlarang Turut Disita
10 Februari 2026
Pengurus KJW Dilantik di Puncak Peringatan HPN di Hotel Horison Yogyakarta
10 Februari 2026
Tarhib Ramadan 1447 H, Wamenag Sebut Berpuasa adalah Kesehatan
10 Februari 2026

