Aipda HR Nekat Coret Kantor Polisi 'Sarang Korupsi', Ini Penyebabnya
Aipda HR nekat melakukan aksi vandalisme usai dirinya dipulangkan dari Poli Jiwa RSUD Batara Guru.
Minggu, 16 Oktober 2022 | 16:29 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Luwu - Salah satu anggota Polres Luwu Aipda HR melakukan aksi mengejutkan dengan nekat mencoret dinding Mako Polres Luwu dengan kata-kata ‘sarang korupsi’ dan ‘sarang pungli’. Selain itu, Aipda HR juga mencoret salah mobil Patroli Polres Luwu dengan tulisan "Raja Pungli".
Setelah aksinya itu viral di semumlah media massa dan media sosial, Aipda HR mengungkapkan bahwa aksinya tersebut tak sembarangan. Ia mengaku memiliki sejumlah bukti kuat hingga nekat melakukan aksi vandalisme.
BERITA TERKAIT:
Aipda HR Nekat Coret Kantor Polisi 'Sarang Korupsi', Ini Penyebabnya
Aipda HR Coret Gedung Polres Luwu 'Sarang Pungli', Warganet: polisi baik dan jujur
Selain Dinding Mapolres Luwu, Aipda HR juga Coret Mobil Polisi dengan 'Raja Pungli'
Oknum Polisi Coret Dinding Mapolres Luwu 'Sarang Pungli' dan 'Sarang Korupsi'
“Iya benar, apa yang saya lakukan saya buktikan, saya juga tidak asal bicara,” kata Aipda HR, Sabtu (15/10/2022).
Terkait hal itu, KaPolres Luwu AKBP Arisandi dalam keterangannya menyebut bahwa aksi Aipda HR dipengaruhi kondisi kejiwaan sang anak buah.
“Ini ulah anggota saya, lagi ada masalah psikologis/kejiwaan,” kata Arisandi.
Tak selang beberapa lama, Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Komang Suartana pun membenarkan terkait kondisi kejiwaan Aipda HR. Disebut Aipda HR melakukan aksi vandalisme lantaran ada gangguan jiwa yang dialami oleh anggota kepolisian tersebut.
"Saya sudah konfirmasi, memang hasil pemeriksaan anggota mengalami gangguan jiwa," ungkap Komang Suartana.
Pihak kepolisian menambahkan bahwa Aipda HR diketahui tengah mendapatkan perawatan medis di Poli Jiwa RSUD Batara Guru. Tak hanya itu saja, disebut saat menjalani rawat inap Aipda HR sering mengamuk dan menolak minum resep obat yang diberikan dokter.
”Saat mendapatkan rawat inap di Poli Jiwa RSUD Batara Guru itu, oknum ini sering mengamuk dan menolak untuk meminum resep obat yang diberikan oleh dokternya," ungkap KaPolres Luwu.
Namun tak lama usai jalani rawat inap, Aipda HR akhirnya dipulangkan karena dianggap kondisinya telah membaik.
"Selang beberapa waktu, oknum ini dipulangkan, dan karena kondisinya sudah membaik ia kembali bertugas seperti biasa di pos penjagaan," tambah Arisandi.
Namun siapa sangka, Aipda HR justru nekat melakukan aksi vandalisme usai dirinya dipulangkan dari Poli Jiwa RSUD Batara Guru.
***tags: #sarang pungli #raja pungli #sarang korupsi #aipda hr #polres luwu
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Kemenkum Jateng Dorong Penguatan Layanan dan Kompetensi Paralegal
11 Februari 2026
Hotel Ciputra Semarang Meriahkan Ramadan dengan Promo Buka Puasa dan Hampers Special
11 Februari 2026
Imlek dan Ramadan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang
10 Februari 2026
Ikutkan Karyawan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sumarno Apresiasi 53 Perusahaan di Jateng
10 Februari 2026
Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa Hingga Salurkan Logistik
10 Februari 2026
Perkuat Pemahaman KUHP-KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Jateng Ikuti Lokakarya
10 Februari 2026
Lapas Brebes Berikan Piagam Penghargaan Pegawai Bulan Januari
10 Februari 2026
Kemenkum Jateng dan Pemkab Semarang Evaluasi Peacemaker Justice Award 2025
10 Februari 2026
Mensos Tegaskan Realokasi PBI JKN untuk Keadilan Akses Kesehatan
10 Februari 2026

