Empat Poin Penting Penolakan Jaksa terkait Eksepsi Putri Candrawathi
Jaksa meminta kepada Majelis Hakim untuk mengesampingkan eksepsi tersebut.
Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:32 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Jakarta – jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta mejlis hakim menolak eksepsi dari pihak Putri Candrawathi atas dakwaan dari jaksa penuntut umum yang sebelumnya dibacakan di persidangan Senin (17/10/2022) lalu.
“Berdasarkan dalil yang dikemukakan oleh Penuntut Umum tersebut maka Penuntut Umum memohon kepada Majelis Hakim yang mengadili perkara ini dengan menyatakan 'menolak seluruh dalil eksepsi atau nota keberatan dari penasihat hukum Terdakwa Putri Candrawathi,” ucap jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (20/10/2022).
Dengan ditolaknya eksepsi dari pihak Putri Candrawathi, jaksa meminta kepada Majelis Hakim untuk mengesampingkan eksepsi tersebut. “Patutlah kiranya eksepsi atau nota keberatan penasihat hkum Terdakwa Putri Candrawathi untuk dikesampingkan,” jelasnya.
Untuk lebih langkapnya, berikut empat poin penting dan permintaan jaksa Penuntut Umum kepada Majelis Hakim atas eksepsi atau nota keberatan pihak Putri Candrawati.
BERITA TERKAIT:
Putri Candrawathi Dapat Remisi Natal 1 Bulan
Punya Anak Balita Jadi Alasan MA Ringankan Hukuman Putri Candrawathi
Divonis 10 Tahun Penjara, Putri Candrawathi Mulai Dieksekusi ke Lapas Pondok Bambu
Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Kecewa Ferdy Sambo Lolos Hukuman Mati: Ada Lobi Politik Pasukan Bawah Tanah
Putusan Sidang Banding Putri Candrawathi: Pengadilan Tetap Vonis 20 Tahun Penjara
jaksa Penuntut Umum secara tegas menolak nota keberatan atas surat dakwaan yang disebut tidak cermat karena surat dakwaan dari JPU sudah sesuai dengan unsur formil dimana diberitahukan soal identitas, lokasi, tempat dan waktu kejadian dan modus operandi.
Hal ini sesuai dengan Pasal 143 soal pembuatan surat dakwa oleh jaksa ayat 2 uu no 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana. Di dalam pasal 143 ayat 2 huruf a diatur mengenai syarat formil dari surat dakwaan yang mengatur mengenai pencantuman mengenai identitas terdakwa hingga pekerjaan terdakwa.
Sedangkan dalam pasal satu 143 ayat 2 huruf b diatur mengenai syarat materil yang meliputi uraian secara cermat, jelas dan lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan dengan menyebutkan waktu dakn tempat tindak pidana tersebut dilakukan.
2. Meminta Majelis Hakim Menerima Surat Dakwaan
Pihak JPU meminta agar Majelis Hakim dapat menerima surat dakwaan untuk terdakwa Putri Candrawati.
3. Meminta Pemeriksaan Putri Candrawati Tetap Dilakukan
jaksa Penuntut Umum meminta kepada majelis untuk tetap melakukan pemeriksaan kepada terdakwa Putri Candrawati.
4. Tetap Dilakukan Penahanan
Putri Candrawati diminta agar tetap dilakukan penahanan atas kasus Brigadir Yosua.
***tags: #putri candrawathi #jaksa #menolak #eksepsi #majelis hakim
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Savaz Band Semarakkan HUT ke-48 SMAN 4 Semarang
16 Januari 2026
Seorang Pria Ditemukan Tewas usai Tenggelam di Waduk Wadaslintang Wonosobo
16 Januari 2026
16 Hari Hilang, Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Tewas
16 Januari 2026
Bank Jateng Dukung Jalan Sehat HAB Kemenag di Wonogiri
16 Januari 2026
Dosen FTIK USM Raih Gelar Doktor dari Undip
16 Januari 2026
Relawan USM Turut Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kudus
16 Januari 2026
Donald Trump Serukan Perebutan Greenland, Guru Besar UGM: Bukan Kebijakan Realistis
16 Januari 2026
Pertamina Perkuat Kompetensi SDM Melalui Program Profesi Insinyur Kerja Sama dengan ITB
16 Januari 2026
Nasaruddin Umar Serukan Pentingnya Kesalehan Ekologis dalam Peringatan Isra Mikraj 1447 H
16 Januari 2026
Menag Serukan "Pertobatan Ekologis" dalam Peringatan Isra Mikraj 1447 H
16 Januari 2026

