Usai Digagas 60 Tahun, Honda Kini Perkenalkan HondaJet Elite II

Honda dalam pesawatnya terbaru juga membenamkan teknologi otomatisasi baru, seperti pendaratan otomatis darurat.

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 23:55 WIB - Internasional
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Tokyo- Pendiri produsen motor dan mobil terbesar di Jepang, Honda, Soichiro Honda pada tahun 1962 pernah mengumumkan niat perusahaannya untuk memasuki pasar pesawat terbang. 

Namun hal itu baru diwujudkan Honda melalui kerja keras President & CEO Honda Aircraft Company Michimasa Fujino, meski membutuhkan waktu panjang untuk mewujudkannya.

BERITA TERKAIT:
Orang Indonesia di Jepang Antusias Nyoblos Pemilu Hari Ini
Select Hotels Group Japan Kini Rambah Pasar Hotel di Indonesia
Usai Pertandingan Indonesia Vs Jepang, Warganet Tetap Bangga dengan Gol Tunggal Sandy Walsh
Jelang Lawan Jepang, Justin Hubner: Kami Siap Menghadapi Mereka
Profil Jordi Amat Maas, Pemain Naturalisisi yang Miliki Darah Keturunan Raja Siau, Sulawesi Utara

Masuknya Honda pada bisnis pembuatan pesawat, berawal dari bergabungnya Michimasa Fujino ke Honda pada tahun 1986. Meski merupakan lulusan sarjana Teknik Penerbangan dari Universitas Tokyo, namun di awal bergabung Honda ia ditempatkan di bagian produksi mobil di Honda Japan. 

Setelah tiga tahun bergabung di Honda, Fujino dipindah ke Pusat Riset Teknologi di Tokyo untuk menangani produk pesawat. Fujino kemudian berhasil membuat dua prototipe pesawat, sayangnya Honda didera krisis ekonomi pada tahun 1990 sehingga membuat proyek yang digagas Fujino tertunda.

Namun Fujino tak pernah menyerah, pada tahun 1997 ia memutuskan ke Amerika Serikat untuk melakukan penelitiannya terhadap pesawat terbang. Dan akhirnya usaha yang dirintis Fujino membuahkan hasil, pesawat pertama perusahaan tersebut yang diberi nama HondaJet di tahun 2003.

pesawat pertama produksi Honda Aircraft tersebut berhasil terbang selama satu jam pada sesi uji coba di Bandara Internasional Piedmont Triad, Greensboro, Amerika. 

Usai sukses menjalani sesi uji coba, Honda kemudian memasuki pasar komersial di tahun 2006. Honda Aircraft mencatat di tahun 2015, perusahaan tersebut telah mengirimkan 100 pesawat kepemesanannya.

Setelah hampir dua dekade dari produksi pertama HondaJet, di tahun 2022 Honda Aircraft di tahun 2022 ini kembali akan meluncurkan model baru dari pesawat bisnis kecilnya yang populer, HondaJet Elite II.

HondaJet Elite II, diklaim memiliki berbagai ragam fitur baru termasuk jangkauan penerbangan yang lebih panjang dan sistem pendaratan otomatis.

pesawat model baru tersebut, dikutip dari laporan Kyodo, Sabtu (29/10) diklaim dapat menempuh jarak 2.865 kilometer atau 204 kilometer lebih panjang dari model yang ada, karena mengadopsi tangki bahan bakar yang lebih besar.

pesawat tersebut dibanderol 6,95 juta dolar AS itu juga dilengkapi perangkat spoiler darat yang meningkatkan kinerja ke sayapnya untuk membantu mengontrol kecepatan.

Honda dalam pesawatnya terbaru juga membenamkan teknologi otomatisasi baru, seperti pendaratan otomatis darurat.

Dalam sebuah pernyataannya, CEO Honda Aircraft Hideto Yamasaki pesawat produksinya tersebut memberikan kenyamanan serta gaya. “HondaJet Elite II sekali lagi mendorong batas kategorinya di semua lini performa, kenyamanan dan gaya,” ucapnya.

Honda Aircraft diharapkan mulai mengirimkan pesawat tersebut ke pelanggannya mulai November setelah memperoleh sertifikat operasi penerbangan dari otoritas penerbangan AS.

Untuk diketahui pada tahun 2021, sebanyak 37 pesawat HondaJet dikirimkan, dan menjadikannya jet bisnis kecil terlaris selama lima tahun berturut-turut. 

Selama pandemi Covid-19, pesawat produksi Honda itu mendapatkan lebih banyak popularitas sebagai sarana transportasi yang lebih aman di antara para eksekutif perusahaan.
 

***

tags: #jepang #pesawat #hondajet

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI