Elon Musk Bantah Pecat Karyawan Twitter Sebelum 1 November
Para eksekutif yang dipecat berupaya mendapatkan uang pesangon senilai 122 juta dolar AS.
Senin, 31 Oktober 2022 | 23:55 WIB - Internasional
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, California- Adanya pemberitaan pemecatan karyawan Twitter sebelum tanggal 1 November 2022 dibantah oleh Elon Musk, selaku pemilik medsos yang baru tersebut.
Dalam salah satu cuitannya, seperti dikutip dari Reuters, Senin (31/10) Elon Musk menuliskan "Ini salah" jawabnya saat ada yang menanyakan kabar pemecatan karyawan itu.
BERITA TERKAIT:
Tesla Alami Kemunduran, Elon Musk Hampir Menangis Akibat Dampak Politik
Para Miliarder Dunia Hadiri Pelantikan Trump, Pertanda Revolusi Digital?
Elon Musk Jadi Orang Pertama Berharta Rp 6.378 T
Ini Alasan Donald Trump Tunjuk Elon Musk sebagai Juru Pangkas Anggaran dan Regulasi Pemerintahan
Masuk Jajaran Pemerintahan Donald Trump, Ini Jabatan Elon Musk
Elon Musk seperti dilaporkan The New York Times, Minggu (30/10), memerintahkan pemecatan karyawan Twitter sebelum 1 November. Sebab di tanggal itu, para karyawan Twitter mendapatkan hibah saham sebagai bagian dari kompensasi.
Setelah menyelesaikan akuisisi senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat, sejumlah media menyebutkan pemilik Tesla tersebut memecat para petinggi Twitter. Mereka yang dipecat adalah CEO Parag Agrawal, Chief Financial Officer Ned Segal dan pimpinan legal dan kebijakan Vijaya Gadde.
Sebab, Musk sebelumnya menuduh tiga orang tersebut menyesatkan dia dan investor soal jumlah akun palsu di dalam platform.
Menurut The New York Times mengutip sejumlah narasumber yang mengetahui isu itu, pemecatan karyawan Twitter berlangsung mulai Sabtu (29/10). Sejumlah tim mengalami pemecatan karyawan lebih banyak dibandingkan tim lainnya.
Para eksekutif yang dipecat, kata Firma riset Equilar berupaya mendapatkan uang pesangon senilai 122 juta dolar AS.
Sementara The Information, berdasarkan informasi dari narasumber yang mengetahui isu itu, melaporkan empat eksekutif Twitter diberhentikan karena "sebab tertentu". Alasan itu digunakan untuk menghindari pembayaran pesangon dan saham yang belum diinvestasikan.
tags: #elon musk #twitter #tesla
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
16 Hari Hilang, Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Tewas
16 Januari 2026
Bank Jateng Dukung Jalan Sehat HAB Kemenag di Wonogiri
16 Januari 2026
Dosen FTIK USM Raih Gelar Doktor dari Undip
16 Januari 2026
Relawan USM Turut Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kudus
16 Januari 2026
Donald Trump Serukan Perebutan Greenland, Guru Besar UGM: Bukan Kebijakan Realistis
16 Januari 2026
Pertamina Perkuat Kompetensi SDM Melalui Program Profesi Insinyur Kerja Sama dengan ITB
16 Januari 2026
Nasaruddin Umar Serukan Pentingnya Kesalehan Ekologis dalam Peringatan Isra Mikraj 1447 H
16 Januari 2026
Menag Serukan "Pertobatan Ekologis" dalam Peringatan Isra Mikraj 1447 H
16 Januari 2026
Performa Impresif di Paruh Musim, PSIM Yogyakarta akan Fokus Evaluasi Menuju Putaran Kedua
16 Januari 2026
Kemenag Gelar Pelatihan Baca Al-Qur’an untuk 4.921 Guru PAI di Sekolah Umum
16 Januari 2026
