Asyik! Lansia Kini Bisa Peroleh Booster Kedua

“Berlaku efektif sejak ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 22 November 2022."

Kamis, 24 November 2022 | 15:49 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Hani

KUASAKATACOM, Jakarta - Dalam beberapa minggu terakhir, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 baik global maupun nasional terjadi trend peningkatan. 

Sebagai upaya mitigasi peningkatan kasus  dan munculnya subvarian baru, pemerintah mulai menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 baik dosis lengkap maupun booster. Yang terbaru, Kementerian Kesehatan (Kemekes) mengizinkan pemberian vaksinasi booster Covid-19 dosis kedua, atau suntikan keempat, kepada lansia berusia diatas 60 tahun. 

BERITA TERKAIT:
Wakil Walikota Surakarta Pastikan Tidak Ada Penolakan Imunisasi Polio di Solo
Penolakan Vasiknasi Polio di Rowosari Semarang, Walikota: Mungkin Kurang Sosialisasi
Dinkes Surakarta Sasar 50.000 Anak untuk Vaksinasi Polio
Pemkot Semarang Gelar Vaksinasi Rabies Anjing dan Kucing
Antisipasi Antraks, Disnakkan Boyolali Beri Vaksin ke Hewan Ternak di Kota Susu

Juru Bicara Covid-19 Kemenkes M Syahril menjelaskan kebijakan ini tercantum dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang vaksinasi Covid-19 Dosis booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia. 

“Berlaku efektif sejak ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 22 November 2022,” kata Syahril, dalam siaran persnya, Kamis (24/11/2022)

Ia menyebutkan kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap kelompok rentan, untuk mengurangi tingkat keparahan, bahkan kematian akibat Covid-19

Di saat bersamaan, SE tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong Pemerintah Daerah dan fasilitas kesehatan penyelenggara vaksinasi baik pemerintah maupun swasta untuk melakukan vaksinasi Covid-19 booster kedua bagi lansia.

Vaksin yang dapat digunakan untuk dosis booster kedua adalah vaksin yang telah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM dan rekomendasi ITAGI serta memperhatikan vaksin yang tersedia di masing-masing daerah

“Adapun vaksinasi Covid-19 booster kedua untuk lansia, bisa diberikan sekurang-kurangnya enam bulan sejak booster pertama diberikan, sementara bagi lansia yang belum booster pertama segera dapatkan booster pertama,” jelasnya

Lebih lanjut, dr. Syahril menekankan agar percepatan vaksinasi booster kedua lansia berjalan beriringan dengan vaksinasi primer dan booster pertama. Pelaksanaannya juga harus merata di seluruh Indonesia, mengingat masih ada beberapa daerah yang cakupan vaksinasi primer dan booster masih dibawah 70% dari populasi. 

“Percepatan vaksinasi baik primer maupun booster perlu dilakukan mengingat pasien Covid-19 yang meninggal sebagian besar adalah masyarakat yang belum divaksinasi, lansia dan orang dengan penyakit penyerta,” Ungkap dia 

Untuk itu, pihaknya mendorong agar daerah yang cakupan vaksinasinya belum mencapai target kekebalan kelompok yakni minimal 70% dari populasi terus digencarkan.

***

tags: #vaksinasi #lansia #covid-19 #kementerian kesehatan #booster

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI