Ditemukan Buku Sejumlah Agama di Rumah Keluarga Tewas Kalideres, Paling Banyak tentang Islam
Buku yang paling banyak dalam temuan di lokasi yang berkaitan dengan Islam.
Sabtu, 10 Desember 2022 | 12:58 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Jakarta - Ditreskrimum Polda Metro Jaya seorang ahli sosiologi agama, Jamhari, untuk mengungkap kasus kematian satu keluarga tewas di Kalideres, Jawa Barat. Dalam temuan pihak kepolisian dalam olah TKP, ditemukan buku dari berbagai agama.
Jamhari meyakini hal tersebut bukanlah hal yang aneh karena bisa ditemukan dan dibeli di tempat umum. Buku-buku agama yang ditemukan berisi tentang agama Kristen, Islam, dan Buddha. Jamhari menyebut, buku yang paling banyak dalam temuan di lokasi yang berkaitan dengan Islam.
BERITA TERKAIT:
Seorang Pedagang di Jakbar Ditangkap Polisi terkait Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur
Sejumlah Pemuda Jadi Korban Penyerangan Gangster di Jakbar, Polisi Buru Para Pelaku
Nekat Curi Motor, Pria Ini Terancam 9 Tahun Penjara
Polisi Ungkap Identitas Mayat yang Ditemukan di Terminal Kalideres
Polisi Tangkap Pencuri Handphone yang Beraksi di Minimarket Kalideres Jakbar
“Saya kira ini bukan menunjukkan bahwa mereka sedang mengkaji suatu pemahaman sekte atau keagamaan tertentu,” kata Jamhari dikutip Sabtu (10/12/2022).
Jamhari juga menepis adanya dugaan pengikut dari sekte tertentu terkait penyebab kematian dari keluarga tersebut.
“Mereka bukan penganut sekte apalagi apokaliptik. Mereka orang normal yang bisa meninggal secara wajar karena penyakit dan lain-lain,” ujar Jamhari dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/12/2022).
Dijelaskan Jamhari, kesimpulan tersebut berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan saat proses penyelidikan, termasuk perihal keluarga yang tertutup dan mengisolasi diri.
“Ini ternyata bukan hal yang baru. Karena setelah dirunut, mereka memang cenderung tertutup dan mengisolasi diri. Ditambah lagi situasi pandemi,” sebut Jamhari.
Terkait dengan adanya temuan tulisan mantra dalam lembaran kertas, kata dia, itu merupakan tulisan ayat Al-Qur’an yang juga disertai minuman jeruk nipis. Menurutnya, itu merupakan ramuan obat biasa yang disertai doa-doa untuk penyembuhan keluarga.
Dalam penuturannya, hampir semua temuan tulisan tersebut dalam bahasa Arab karena banyak menggunakan huruf Hijaiyah, selain dari banyak temuan ayat Al-Qur’an.
“Misalnya, ada satu ayat Al-quran yang diambil dari surat Yusuf yang biasanya dipakai untuk memperlancar jodoh, supaya mendapatkan kharisma aura supaya melancarkan jodoh,” jelasnya.
Oleh karenanya, ia menyimpulkan ritual dari keluarga tersebut bukanlah hal yang aneh lantaran orang-orang di luar sekte disebutnya juga bisa melakukan ritual seperti yang mereka lakukan.
***tags: #kalideres #kematian #keluarga #penganut sekte #ahli sosiologi agama
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Liverpool vs Marseille: The Reds Menang Meyakinkan 3-0
22 Januari 2026
Sinergi Penegak Hukum, Lapas Brebes Fasilitasi Proses Tahap II di Kejaksaan Negeri
22 Januari 2026
Kemenhaj Siapkan Platform Oleh-Oleh Haji untuk Dukung Perkebunan Kurma Lombok Utara
22 Januari 2026
Bayern Muenchen vs USG: Harry Kane dkk Menang 2-0
22 Januari 2026
Kurangi Kepadatan Jemaah Haji, Kemenhaj Matangkan Skema Murur dan Nanazul
22 Januari 2026
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK
22 Januari 2026
Dua Pengedar Obat Keras Diringkus Polisi di Tangerang
22 Januari 2026
Chelsea vs Pafos: The Blues Menang Tipis 1-0
22 Januari 2026
Polisi Kejar Pelaku Penusukan Warga di Jagakarsa Jaksel
22 Januari 2026
Barcelona vs Slavia Praha: Blaugrana Menang 4-2
22 Januari 2026
Mayoritas Kota di Indonesia Diprakirakan Hujan yang Dapat Disertai Petir Hari Ini
22 Januari 2026

