Jangan Asal! Bermain Lato-lato Ada Batasan Usia, Begini Penjelasan Sang Ahli
"Kemampuan motoriknya [balita] belum baik, sehingga dia akan mudah menyebabkan dirinya kena bola [lato-lato]," ujar Bernie.
Sabtu, 21 Januari 2023 | 13:13 WIB - Kesehatan
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Jakarta - permainan lato-lato saat ini tengah jadi primadona anak-anak. Karena sudah terlalu kecanduan dimainkan sepanjang waktu, sejumlah pemda bahkan mengeluarkan larangan untuk membawa lato-lato ke lingkungan sekolah agar tak mengganggu kegiatan belajar.
Namun sebenarnya bagaimana permainan lato-lato ini harus mendapat perhatian? Menurut pakar tidak semua usia aman untuk bermain lato-lato.
BERITA TERKAIT:
Lapas Kelas IIA Sragen Siap Ekspor Mainan Hewan ke Eropa dan Amerika
GIM Sid Meier's Civilization VII Resmi Perkenalkan Kerajaan Majapahit sebagai Salah Satu Beradaban
Erajaya Active Lifestyle Gelar URMazing Run 2024, Gabungkan Olahraga dengan Tantangan Unik
Jangan Asal! Bermain Lato-lato Ada Batasan Usia, Begini Penjelasan Sang Ahli
Viral! Pengantin Disambut Anak-anak Main Lato-lato, Begini Ceritanya
dokter spesialis anak Bernie Endyarni Medise mengatakan agar sebaiknya lato-lato tidak dimainkan oleh anak usia balita. Di usia tersebut, kemampuan motorik anak belum maksimal.
"Kemampuan motoriknya [balita] belum baik, sehingga dia akan mudah menyebabkan dirinya kena bola [lato-lato]," ujar Bernie, Minggu (15/1).
Kemampuan motorik halus perlu dijadikan pertimbangan utama orang tua untuk mengizinkan si buah hati bermain lato-lato. Misalnya saja, anak telah memiliki keterampilan fisik yang menuntut koordinasi antara mata dan tangan.
Kemampuan motorik halus perlu dijadikan pertimbangan utama orang tua untuk mengizinkan si buah hati bermain lato-lato. Misalnya saja, anak telah memiliki keterampilan fisik yang menuntut koordinasi antara mata dan tangan.
Lantas, anak usia berapa yang boleh memainkan lato-lato?
Bernie mengatakan anak sudah boleh memainkan lato-lato jika sudah berada di usia sekolah dan remaja. Di usia ini, anak telah mampu mengenal bahaya dan punya kemampuan untuk mengontrol, yakni motorik halus dan kasar.
Tak cuma itu, mereka juga sudah mampu memahami arahan yang diberikan oleh orang tua terkait cara main yang benar.
"Pada usia sekolah atau usia remaja tentunya boleh [main lato-lato]. Tapi, ada pendampingan orang tua," ujar Bernie.
permainan ini, lanjut Bernie, sebenarnya dapat melatih daerah tangan. permainan yang mulai ramai di Amerika Serikat (AS) ini juga bisa melatih ketepatan, di mana anak memperkirakan kedua bola tersebut bertemu dengan cara berkonsentrasi.
***tags: #permainan #lato-lato #anak #balita #dokter spesialis
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Polisi Tangkap Tersangka Kasus Lab Tembakau Sintetis di Jaksel
20 Januari 2026
Pemda dan BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Bencana Sumatra
20 Januari 2026
Sebanyak Tiga Orang Ditangkap terkait Kasus Gas Oplosan di Bekasi
20 Januari 2026
Tim PkM USM Ajak Guru TK di Semarang Tingkatkan Kualitas Pribadi dan Profesionalitas
20 Januari 2026
Tim PkM USM Beri Edukasi Pengelolaan Keuangan Usaha Multi Bidang
20 Januari 2026
Oknum Guru Diduga Cabuli Belasan Siswi SD di Tangerang
20 Januari 2026
Sepanjang 2025 Pemkot Semarang Berhasil Kendalikan Stunting dan Capaian UHC 100 Persen
20 Januari 2026
Perjalanan Kereta Wisata Terganggu Akibat Banjir
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Periksa Substantif Naturalisasi WNA asal Korsel dan Yaman
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Ikuti Peresmian Posbankum Provinsi DIY
20 Januari 2026
Meskipun Cuaca Ekstrem, Sumarno Pastikan Ketersediaan Pangan di Jateng Aman
20 Januari 2026

