Soal Kontroversi Pemecatan Guru di Cirebon Akibat kata 'Maneh', Begini Klarifikasi Ridwan Kamil
Emil juga menjelaskan terkait alasannya menyematkan komentar Sabil di Instagram-nya.
Jumat, 17 Maret 2023 | 11:47 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil buka suara soal kabar dipecatnya Muhammad Sabil Fadhillah dari profesinya sebagai guru di SMK Telkom Sekar Kemuning Kota Cirebon. pemecatan tersebut diduga akibat komentar Sabil menggunakan kata 'Maneh' dalam akun Instagram orang nomor satu di Jawa Barat itu.
Ridwan Kamil mengaku tak tahu soal pemecatan tersebut. Menurutnya, keputusan pemecatan Sabil di luar kewenangannya.
BERITA TERKAIT:
Ramalan Hard Gumay 2022 Kembali Viral, Dikaitkan dengan Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
KPK Sita Dokumen dari Rumah Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi di Bank BJB
Pasangan KIM Plus Kalah di Pilkada Jakarta, Pengamat: Mesin Partai Tak Solid
Candaan Kaesang: Janjikan Jet Pribadi untuk Kader PSI yang Menangkan Ridwan Kamil-Suswono
Dosen Universitas Pancasila Ini, Prediksi Pilkada Jakarta 2024 Berlangsung Dua Putaran
"Saya tidak melakukan apa-apa ya. Mungkin ada yang melaporkan atau gimana. Pada dasarnya kritik mah boleh-boleh aja. Saya kan selalu menjawab, kalau mengkritik boleh, kalau tidak sopan ya harus sopan, gitu aja. Bahwa sekolahnya melakukan sebuah tindakan, kan di luar kewenangan saya," ujar Ridwan Kamil belum lama ini.
Terkait kata "Maneh" yang digunakan Sabil dalam menyampaikan kritik, pria yang akrab disapa Kang Emil itu kemudian menjelaskan soal Undak Usuk Bahasa Sunda. Emil menganalogikan seorang anak kepada orangtua yang menggunakan kata "Maneh".
"Kalau orang berbahasa Sunda, itu ada namanya Undak Usuk. Anda bayangkan, Anda bicara begitu (Maneh) ke ibu kandung, sopan enggak?" tanya Emil.
Emil juga menjelaskan terkait alasannya menyematkan komentar Sabil di Instagram-nya. Ia mengaku hanya ingin mengedukasi warganet agar kejadian serupa tak terulang lagi, karena menurutnya komentar tersebut dirasa tak sopan.
"Oh gini, Kang, kalau saya nge-pin, itu saya sedang mengedukasi kepada orang-orang yang kadang komennya enggak pakai fakta. Saya klarifikasi, sebenarnya itu," kata Emil.
"Jadi pertanyaan, saya tanya ke akang, kita mengizinkan enggak orang berbicara kasar? Kan enggak. Nanti ditiru, makanya diedukasi," ujar Emil.
Emil juga telah menghubungi dua sekolah tempat Sabil mengajar dan meminta agar Sabil tidak dipecat. Orang nomor satu di Jabar ini meminta agar pihak sekolah mengingatkan Sabil, bukan memberhentikannya sebagai tenaga pengajar.
"Saya sudah menelepon ke yayasan yang menaunginya tidak usah sampai diberhentikan kecuali ada hal yang sangat fundamental. Hal begini cukup diingatkan saja. Maka tadi saya telepon kepala Yayasan yang menaungi bersangkutan juga Manbaul Ulum di SMK Telkom surat pemberhentiannya ditarik saja cukup diingatkan saja secara manusiawi," kata Emil.
***tags: #ridwan kamil #maneh #guru #cirebon #pemecatan
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Fun Walk Inklusif Warnai Peringatan HDI 2025 di Sukabumi
09 Desember 2025
Menteri ATR/BPN Siap Lindungi Lahan Bencana Sumatera dari Ancaman Mafia Tanah
09 Desember 2025
KAI Wisata Goes to School: Dekatkan Dunia Perkeretaapian kepada Generasi Muda
09 Desember 2025
Polres Semarang Gelar Latihan Gabungan Penanganan Bencana
09 Desember 2025
OJK Jateng Gandeng FKIJK Wujudkan Inklusi Keuangan untuk Pelajar dan Disabilitas Kurang Mampu
09 Desember 2025
Kereta Wisata Siap Layani Wisatawan di Masa Libur Natal dan Tahun Baru
09 Desember 2025
Miliki Komitmen Ciptakan Birokrasi yang Bersih, GubernurJateng Raih Dua Penghargaan dari KPK
09 Desember 2025
Puncak Peringatan HDI 2025, Berbagai Bantuan Diserahkan untuk Penyandang Disabilitas
09 Desember 2025
KAI Services Ambil Bagian di Pameran Hari Antikorupsi Sedunia 2025
09 Desember 2025
Sumarno Minta DWP Jateng Jaga Integritas Suami
09 Desember 2025

