Walikota Solo Gibran Hadir di Kirab Dugderan Kota Semarang, Ada Apa?

Kerja sama yang akan dijalankan mencakup penelitian dan penggalian situs-situs warisan budaya di Semarang dan Solo. 

Rabu, 22 Maret 2023 | 09:54 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Semarang - Ada yang menarik dari prosesi kirab Dugderan yang digelar pada Selasa (21/3) di halaman Balaikota Semarang. Di sela-sela acara, setelah Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu selesai membacakan sambutan, dilakukan penandatanganan kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

MoU yang ditandatangani kedua kepala daerah tersebut adalah terkait konsep kerja sama pengembangan pariwisata dan budaya antara kedua kota besar di Jawa Tengah. 

BERITA TERKAIT:
Setelah Tujuh Tahun, PSIS Akhiri Kerjasama dengan RIORS
Kemenag Perluas Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Keagamaan dengan Yordania
Akomodir Hak Pilih Warga Binaan, Lapas Brebes dan Bawaslu Teken Perjanjian Kerjasama
Jalin Kerjasama Kerohanian Kristen, Yayasan Bahtera Berkat Bangsa Jakarta Kunjungi Lapas Brebes
Berkunjung ke Filipina, Presiden Jokowi Sepakat Perkuat Kerjasama di Berbagai Bidang

“Alhamdulillah Dugderan sudah bisa dilakukan secara penuh pada tahun ini, tadi ada kegiatan dan Alhamdulillah juga ada penandatanganan terkait pariwisata antara Pemerintah Kota Solo dan Pemerintah Kota Semarang,” tutur Mbak Ita, sapaan akrab Walikota Semarang usai penandatanganan.

Dirinya melanjutkan, kerja sama yang akan dijalankan juga mencakup penelitian dan penggalian situs-situs warisan budaya di Semarang dan Solo. 

“Kami juga akan bekerja sama dalam hal penelitian sejarah situs-situs warisan budaya dari Kota Semarang dan Solo. Karena sebenarnya, sejarah Kota Semarang ini tidak lepas dari kasunanan Surakarta dan kesultanan Mataram, sehingga kami nanti berencana akan membuat story telling antara keterkaitan Solo dan Semarang,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka menyampaikan harapannya agar ke depan sektor budaya dan pariwisata di kedua kota besar Jawa Tengah itu hidup dan saling mendukung karena terhubung dari sisi transportasi dan kebudyaaan.

“Harapannya kegiatan-kegiatan kebudayaan dan pariwisata bisa dilaksanakan oleh Pemkot Solo dan Pemkot Semarang, kan sudah ada tol yang menghubungkan Semarang dan Solo jadi dekat,” jelas Gibran.

Gibran juga menyampaikan dengan adanya kerja sama ini maka tidak ada lagi event-event yang jadwalnya saling berbenturan sehingga tidak membingungkan masyarakat. 

“Harapannya bisa sinergi, terutama terkait jadwal event agar tidak bertabrakan antara Solo dan Semarang,” pungkasnya.

***

tags: #kerja sama #gibran rakabuming raka #hevearita gunaryanti rahayu #dugderan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI