Polisi RW di Kota Semarang Terbentuk, Mbak Ita: Bisa Memonitor Kejadian

Pemkot Semarang telah membentuk 1349 polisi RW.

Selasa, 09 Mei 2023 | 20:33 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang - Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) mengapresiasi peluncuran program polisi RW oleh Polrestabes Semarang. Ia beranggapan dengan adanya program ini pihak kepolisian dapat dengan mudah berkomunikasi dengan masyarakat dan juga memonitor kejadian-kejadian di masyarakat khususunya di lingkup RW di wilayah Kota Semarang.

“Ini adalah salah satu program terobosan dari Polda Jateng, tetapi ini ada di Polrestabes Semarang untuk bagaimana setiap satu polisi mengawal satu RW. Harapannya dari setiap polisi bisa berkomunikasi dengan RW, dan bisa memonitor bagaimana kejadian-kejadian di RW tersebut. Tentu, saya sangat mengapresiasi hal ini, karena hal ini menjadi salah satu program bergerak bersama di kota Semarang,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya di Lapangan Pratisara Wirya, Polrestabes Semarang, Selasa (9/5).

BERITA TERKAIT:
Berdiri Diatas Lahan Seluas 12 Hektare, RS Samsoe Hidajat Semarang Resmi Mulai Beroperasi
Meski Kota Semarang Deflasi, Mbak Ita Minta Jajaran Pantau Stok Cabai dan Bawang Merah
Gandeng BRIN-Gojek, Semarang Jadi Kota Pertama Penerapan Alat Pemantau Kualitas Udara Mobile
Pengundian Program "Ijolke", Dorong Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah Kota Semarang
HKG PKK ke-52,Wali Kota Semarang Tekankan Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Anak-Perempuan

Dirinya berharap setiap program yang berbasis digital bisa disinergikan. Dengan demikian, ada sebuah kolaborasi yang menjadikan setiap program bisa menyatu demi mempermudah dalam hal keamanan dan  pelayanan kapada masyarakat kota Semarang.

“Bagaimana mensinergikan program-program berbasis Smart City, berbasis digital dapat berkolaborasi. Mulai dari Libas dari Polrestabes, Smart City kota Semarang, ditambah lagi dengan Kentongan Digital dan polisi masuk RW menjadi program yang betul-betul menyatu. Sehingga bisa memberi semua keamanan, semua pelayanan kepada msyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar menyampaikan mengenai tugas dari polisi RW yang diluncurkan tersebut. 

“Adapun tugas polisi RW di kota Semarang yang pertama berkomunikasi kepada masyarakat untuk membangun good impression, yang kedua menampung semua hal di tingkat RW, kemudian yang ketiga bersama dengan masyarakat mengatasi masalah-masalah dengan mengupayakan pencegahan, yang keempat meningkatkan dan mengefektifkan perpolisian masyarakat di wilayah masing-masing, kemudian selanjutnya mensosialisasikan Kentongan Digital berbasis RT,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah membentuk 1349 polisi untuk menjadi polisi RW di Kota Semarang.

***

tags: #walikota semarang #hevearita gunaryanti rahayu #polisi #masyarakat #pencegahan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI