Mayat Pengusaha Galon di Semarang Dicor, Pelaku: Saya Sakit Hati, Sering Dipukuli
"Ya karena saya sakit hati, sering dipukuli saat kerja," kata Husen, saat Polrestabes Semarang
Rabu, 10 Mei 2023 | 14:30 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Hani
KUASAKATACOM, Semarang - Kesaksian mengejutkan datang dari pelaku pengecor mayat pengusaha galon Irwan Hutagalung (54) di Jalan Mulawarman Raya, Tembalang, Semarang. Korban dicor oleh karyawannya sendiri yaitu Muhammad Husen (28).
Menurut pengakuan pelaku, ia tega mengecor korban karena rasa sakit hati.
BERITA TERKAIT:
Resmob Polrestabes Semarang Tangkap Satu Pelaku Jambret di Genuk, Satu Orang Buron
Berikut Identitas Polisi Penembak Mati Siswa di Semarang dan Nasibnya Kini
Polisi Bentuk Tim Khusus Selidiki Kasus Bullying Mahasiswi PPDS Undip
Polrestabes Semarang Tangkap Mantan Kades Bedono Demak terkait Penerbitan Letter C Terdampak Tol
Konten Kreator di Semarang Dilaporkan karena Bikin Konten Rumah Horor tanpa Izin Pemilik
"Ya karena saya sakit hati, sering dipukuli saat kerja," kata Husen, saat Polrestabes Semarang menggelar jumpa pers, Rabu (10/5).
Ia mengaku baru jadi pegawai korban sejak satu bulan lalu. Saat itu juga ia kerap mendapat kekerasan fisik.
"Yang dipukuli mata, pelipis, kepala dan badan itu sering," jelasnya.
Dia mendapat kekerasan dari korban karena dirinya dianggap berbuat kesalahan saat kerja.
"Setiap ada kesalahan kecil, dia (korban) selalu main tangan. Misal ada pesanan 15 galon, tapi dia hanya bilang 14. Selesai kirim, saya disalahkan dan mengalami kekerasan," ungkap dia.
Selain itu, diakuinya ada kesalahan dirinya berupa salah harga penjualan galon dan tak sengaja merusak mesin isi ulang.
***tags: #polrestabes semarang #mayat #pengusaha #galon #dicor
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Seorang Pemancing Terseret Ombak di Pantai Lengkong Mertasinga Cilacap
13 Desember 2025
Jelang Nataru, Polda Jateng Antisipasi Kerawanan Bencana Hidrometeorologi di Solo Raya
13 Desember 2025
Jelang Liga 4, Polda Jateng Lakukan Risk Assessment Stadion Gelora Pancasila Wonosobo
13 Desember 2025
Kabar Bahagia! Undip Bebaskan UKT untuk Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera
13 Desember 2025
PSIS Datangkan Wawan Febrianto dan Ocvian Chanigio
13 Desember 2025
KAI Daop 5 Sampaikan Maaf atas Keterlambatan KA Kertanegara Relasi Purwokerto–Malang
13 Desember 2025
Kemensos Masih Operasikan Dapur Umum dan Kirim Tagana untuk Layani Korban Bencana
13 Desember 2025
Jelang Nataru, Wali Kota Semarang Agustina Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Terkendali
13 Desember 2025
Tinjau Dapur SPPG, Wabup Sragen Tegaskan Komitmen Transparansi Program MBG
13 Desember 2025
Pemkab Klaten Raih Penghargaan “Kabupaten Sangat Inovatif” di IGA Award 2025
13 Desember 2025
Pemkab Sragen Dorong Pelajar Sragen Kian Melek Finansial
13 Desember 2025

