Jateng Dukung Penuh Pertumbuhan Kapasitas Migas di Indonesia

Pertemuan ini diharapkan bisa membahas permasalahan permasalahan yang ada.

Selasa, 23 Mei 2023 | 08:19 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, SurabayaPemprov Jateng mendukung penuh upaya pertumbuhan kapasitas gas di Indonesia. Hal itu, disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat menghadiri Forum Kapasitas Nasional oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK) migas di Westin Hotel Surabaya.

Ia menyampaikan dukungan diberikan melalui beberapa langkah agar migas bisa lebih mudah diakses masyarakat, khususnya pelaku industri. Menurutnya, industri hulu migas di daerah memiliki positif. Selain meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), industri ini juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru di beberapa bidang seperti infrastruktur jalan. Selain itu juga bisa berdampak pada aspek kesehatan dan pendidikan. 

BERITA TERKAIT:
Nana Sudjana Pastikan Persediaan Pangan dan Energi di Jateng Aman Selama Lebaran
Tahun 2024, Target Penerimaan Zakat ASN Pemprov Jateng Capai Rp100 Miliar
Sejak 2021-2023 Pemprov Jateng Telah Bangun  Rp1,7 Unit Rumah untuk Warga Kurang Mampu 
Sumarno: Pemprov Jateng Dorong Peningkatan Cakupan Kepersertaan Jamsostek Untuk Pekerja Rentan
Nana Sudjana Nilai Pemilu di Jateng Kondusif, Partisipasi Pemilih Capai 82,5 Persen

"Pemerintah daerah memiliki peranan penting dalam industri hulu migas, yaitu menciptakan kondisi sosial dan lingkungan yang kondusif. Mempermudah perizinan yang diperlukan membantu penyelesaian pembebasan lahan serta mendorong bertumbuhnya SDM yang kompeten," kata Gus Yasin, dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/05/2023).

Dia menambahkan, di Jawa Tengah terdapat potensi serapan migas di beberapa kawasan industri. Ia menuturkan, terdapat kawasan industri Wijaya Kusuma Semarang, Kawasan Industri Aviarna Semarang, Kawasan Industri Kendal, serta Kawasan Industri Terpadu Batang, yang diperkirakan bisa menyerap hingga lebih dari 10 MMSCFD gas pada tahun 2023. Hingga saat ini, kata dia, pembangunan pipa transmisi gas Semarang Batang telah pada tahap konstruksi mencapai 88,04 persen. 

"Dengan proyek ini kami berharap bisa beroperasi secara bertahap pada akhir tahun 2023 guna memenuhi kebutuhan gas di kawasan ekonomi khusus Kendal dan Batang," imbuhnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan beberapa isu terkait penyediaan gas di kawasan industri. Menurutnya beberapa persoalan seperti harga yang relatif tinggi dan belum seragam, jaringan gas yang belum terbangun sampai lokasi kawasan industri, perlu mendapatkan solusi.

"Untuk itu, melalui pertemuan ini mudah mudahan kita bisa membahas permasalahan permasalahan yang ada dan mengintegrasikan mulai dari hulu sampai hilir. Semoga apa yang kita lakukan ini berdampak positif kepada seluruh stakeholder yang membidangi gas di Indonesia," tutup dia.

***

tags: #pemprov jateng # taj yasin maimoen #migas

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI