Asosiasi Prodi se-Indonesia, Rektor UPGRIS: Ada Potensi Besar yang Bisa Terus Dikembangkan

Asosiasi prodi diharapkan tingkatkan kualitas program studi.

Jumat, 26 Mei 2023 | 08:10 WIB - Didaktika
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang - Seluruh perguruan tinggi di bawah naungan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sepakat membentuk asosiasi program studi (prodi).

Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Dr Sri Suciati MHum mengatakan, saat ini ada 40 lebih perguruan tinggi PGRI di Indonesia, baik dalam bentuk institut hingga universitas.

BERITA TERKAIT:
Mahasiswa UPGRIS Gelar Pelatihan Pembuatan Keripik Gedebog Pisang sebagai Camilan Sehat
Mahasiswa Matematika UPGRIS Manfaatkan Serai Cegah Nyamuk Demam Berdarah
Mahasiswa PPG Prajabatan UPGRIS Ajak PKK Purwosari Demak Berinovasi Gimbal Kerang
Kreatifitas Mahasiswa PPG UPGRIS Kenalkan Sastra Klasik pada Siswa SD
Ratusan Mahasiswa di Semarang Sesalkan Jokowi Tak Netral saat Pemilu 2024

Menurutnya, dibentuknya asosiasi prodi tersebut untuk meningkatkan kualitas setiap program studi, dosen, lulusan hingga mahasiswa. Dengan demikian, pihaknya berharap akan berimbas positif terhadap kualitas institusi.

"Perguruan tinggi diharapkan bisa bekerja sama satu sama lain, sehingga bisa mengembangkan diri. Kami melihat ada potensi besar yang bisa terus dikembangkan," kata Suci saat meluncurkan asosiasi prodi tersebut di UPGRIS, Kamis 25 Mei 2023.

Dia menilai, kolaborasi ini diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti pertukaran dosen maupun dalam hal penelitian hingga penulisan karya ilmiah. Sementara ini sudah terbentuk 21 asosiasi prodi yang mencakup perguruan tinggi PGRI.

Pihaknya juga berencana untuk mengadakan kompetisi di tingkat perguruan tinggi PGRI sebagai bentuk implementasi dari program kerja. Tujuannya sebagai bekal atau kesiapan menuju kompetisi tingkat nasional atau kementrian.

"Kalau setiap perguruan tinggi bisa mengadakan satu kompetisi, maka akan ada 21 kompetisi. Ini akan menjadi media yang sangat tepat bagi perguruan tinggi PGRI untuk maju bersama," ujarnya.

Sisi lain, dia mengakui ada prodi yang memang dimilikinya, namun tidak dimiliki perguruan tinggi lain. Meski demikian, setidaknya ada sejumlah prodi yang hampir dimiliki semua perguruan tinggi PGRI.

"Kami sudah membuat kriteria tertentu. Misalnya kalau ada minimal lima prodi yang sama, itu bisa dibentuk. Kalau prodi seperti PG SD, PG PAUD tentu mayoritas perguruan tinggi sudah memiliki," imbuhnya.

***

tags: #upgris #persatuan guru republik indonesia #karya ilmiah #dosen

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI